Mark Zuckerberg Tawarkan Bantuan ke Elon Musk Terkait DOGE

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 29 Maret 2026 | 14:05 WIB
CEO Meta AI Mark Zuckerberg. (Foto/Instagram)
CEO Meta AI Mark Zuckerberg. (Foto/Instagram)

BeritaNasional.com - Hubungan antara dua raksasa teknologi, Elon Musk dan Mark Zuckerberg, tampaknya sedang memasuki babak baru. Jika sebelumnya mereka nyaris baku hantam di dalam sangkar (cage match), kini keduanya justru terlihat saling berkirim pesan.

Berdasarkan dokumen pengadilan yang dirilis pada Jumat (27/3/2026) dan dilaporkan oleh Engadget, terungkap bahwa hubungan keduanya mulai mencair di awal masa jabatan kedua pemerintahan Trump. 

Pesan singkat tersebut bocor sebagai bagian dari gugatan hukum yang dilayangkan Musk terhadap OpenAI.

Pada pesan yang dikirimkan 3 Februari 2025 saat Zuckerberg sedang gencar menyuarakan bahwa perusahaan Amerika harus kembali tangguh, ia secara khusus menawarkan bantuan terkait proyek ambisius Musk Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE).

Zuckerberg menuliskan dukungannya terhadap upaya Musk dalam memangkas anggaran pemerintah.

"Sepertinya DOGE sedang membuat kemajuan. Tim kami (Meta) sudah bersiaga untuk menghapus konten yang membocorkan data pribadi atau mengancam orang-orang di tim Anda. Beri tahu saya jika ada hal lain yang bisa saya bantu," kata Mark yang dikutip dari TechCrunch pada Minggu (29/3/2026).

Musk merespons tawaran manis tersebut dengan memberikan emoji hati. Gestur yang kontras dengan perseteruan panas mereka di masa lalu.

Tak hanya soal DOGE, Musk mencoba melangkah lebih jauh dengan mengajak bos Meta tersebut berkolaborasi dalam bisnis. 

Musk bertanya apakah Zuckerberg tertarik untuk bergabung dengannya dan beberapa pihak lain guna mengajukan penawaran akuisisi terhadap OpenAI.

Menanggapi ajakan tersebut, Zuckerberg menyarankan agar mereka mendiskusikan ide "gila" itu melalui sambungan telepon. 

Meski terlihat kooperatif, dokumen pengadilan sebelumnya mengungkapkan bahwa pada akhirnya Zuckerberg tidak pernah menyetujui tawaran untuk bergabung dalam misi akuisisi OpenAI bersama Musk.

Sumber: TechCrunchsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: