Hanya Bertahan 6 Bulan, Ini Alasan OpenAI Suntik Mati Sora
BeritaNasional.com - Keputusan mengejutkan datang dari OpenAI. Pekan lalu, raksasa teknologi ini resmi menutup Sora, alat pembuat video berbasis kecerdasan buatan (AI) miliknya. Padahal, Sora baru saja meluncur ke publik selama enam bulan. Langkah mendadak ini pun memicu beragam spekulasi.
Banyak yang mempertanyakan apakah fitur unggah wajah di Sora hanyalah kedok untuk pengumpulan data besar-besaran.
Dilansir dari TechCrunch pada Senin (30/3/2026), investigasi terbaru dari Wall Street Journal (WSJ) mengungkap bahwa Sora adalah beban finansial yang sepi peminat.
Meski sempat viral saat peluncuran, data menunjukkan performa Sora terjun bebas. Setelah mencapai puncak 1 juta pengguna, angka tersebut anjlok drastis hingga di bawah 500 ribu pengguna.
Masalah utamanya bukan sekadar jumlah pengguna, melainkan biaya operasional yang terus membengkak.
Sora membakar dana sekitar 1 juta USD (sekitar Rp15,7 miliar) per hari.
Lantas, proses pembuatan video AI membutuhkan daya komputasi yang luar biasa besar. Setiap video yang dihasilkan menguras stok chip AI OpenAI yang sangat terbatas.
Kemudian, saat tim OpenAI sibuk mengurusi Sora, kompetitor seperti Anthropic justru mencuri panggung melalui Claude Code yang lebih diminati oleh para pengembang dan perusahaan besar.
Keputusan CEO OpenAI Sam Altman untuk menghentikan Sora diambil begitu cepat demi menyelamatkan sumber daya komputasi perusahaan. Dampaknya pun sangat terasa di industri hiburan.
Menurut laporan WSJ, raksasa hiburan Disney sempat berkomitmen mengucurkan dana USD1 miliar untuk bermitra dengan Sora. Ironisnya, Disney baru dikabari mengenai penutupan ini kurang dari satu jam sebelum pengumuman resmi dirilis. Akibatnya, kesepakatan bernilai fantastis tersebut dipastikan batal.
Kini, OpenAI memilih untuk memfokuskan kembali kekuatannya pada pengembangan model bahasa yang lebih menghasilkan keuntungan, ketimbang mempertahankan teknologi video yang membakar uang tanpa kepastian pasar.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






