Pemerintah Filipina Minta Warga Tak Panic Buying, Harga Pokok Stabil hingga 16 April

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:40 WIB
Ilustrasi panic buying. (Foto/freepik).
Ilustrasi panic buying. (Foto/freepik).

BeritaNasional.com - Kementerian Perdagangan dan Industri (DTI) Filipina memastikan pasokan komoditas pokok di negara tersebut masih aman. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian panik di tengah kekhawatiran kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan.

Menteri DTI Christina Roque mengatakan, berdasarkan hasil penilaiannya, harga kebutuhan pokok dan barang kebutuhan utama masih stabil setidaknya hingga 16 April mendatang. Ia menegaskan belum ada kenaikan harga untuk komoditas dasar dalam periode tersebut.

“Tidak ada kenaikan harga kebutuhan pokok dan barang kebutuhan utama hingga 16 April,” ujar Roque dikutip dari Al-Jazeera, Selasa (31/3/2026).

Meski demikian, Roque mengakui beberapa komoditas diperkirakan mulai mengalami kenaikan harga setelah periode itu berakhir. Namun, ia menegaskan kenaikan tersebut tidak akan terjadi pada seluruh jenis barang.

Di sisi lain, kekhawatiran terhadap inflasi mulai meningkat setelah harga bahan bakar di Filipina melonjak tajam. Lonjakan itu terjadi sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Kenaikan harga energi tersebut memicu kekhawatiran terhadap tekanan inflasi yang lebih luas, sekaligus potensi perlambatan ekonomi di Filipina. Pemerintah kini berupaya menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi masyarakat.

Sumber: Al-Jazeerasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: