Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: Korban Saat Ini Total 17 Orang

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 02 April 2026 | 18:41 WIB
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi. (Foto/Ist)
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Korban luka akibat kebakaran SPBE di Cimuning, Bekasi, saat ini tercatat sebanyak 17 orang. Para korban rata-rata mengalami luka bakar dan masih dalam penanganan pihak rumah sakit.

Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menerangkan bahwa dirinya telah menjenguk beberapa korban yang masih menjalani perawatan. Luka bakar yang dialami korban diperkirakan mencapai hingga 50 persen.

“Tadi kita sudah menengok ke rumah sakit, di mana data sementara ada 17 korban. Beberapa di antaranya mengalami luka bakar hingga di atas 50 persen. Tapi mudah-mudahan mereka masih bisa diberikan kesembuhan,” kata Kusumo.

Meski belum merinci data korban secara lengkap, Kusumo menyebut bahwa sebagian korban sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

“Tadi dari data yang ada, beberapa sudah diperbolehkan rawat jalan. Dari pekerja ada dua atau tiga orang, sementara yang lainnya merupakan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, dampak kebakaran secara materiil mencakup area seluas sekitar 2.000 meter persegi. Kerusakan berat meliputi satu unit lapak rongsok, satu unit lapak tukang nasi goreng, satu unit warung kopi, enam unit mobil truk SPBE, serta tujuh unit kendaraan.

Kemudian, kerusakan sedang dialami empat kios di sekitar lokasi dan area SPBE. Adapun kerusakan ringan terjadi pada 10 unit rumah warga dan satu mushola, yang masih menunggu hasil perhitungan lebih lanjut.

“Masih didata untuk lebih lengkapnya. Namun kalau kita lihat, ada rumah dan kios-kios tempat berdagang di depan yang paling banyak terdampak,” tuturnya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) yang telah turun ke lokasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

“Tim Labfor masih melakukan pendalaman di lokasi. Untuk penyebab kebakaran, masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: