Instruksi Prajurit Masuk Bunker, DPR Dukung Setiap Langkah Panglima Lindungi TNI di Lebanon
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Laksono mendukung instruksi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang memerintahkan prajurit TNI yang tengah melaksanakan misi perdamaian di Lebanon untuk masuk ke bunker dan tidak melaksanakan kegiatan di luar.
"Mencerminkan kebijakan yang jelas dan keseriusan pimpinan TNI dalam menghadapi situasi darurat. Langkah ini menunjukkan bahwa keselamatan personel ditempatkan sebagai prioritas utama, sekaligus memastikan mandat perdamaian tetap dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin," kata Dave kepada wartawan, Sabtu (4/4/2026).
Dave menyampaikan, perlu dipahami bahwa misi perdamaian di Lebanon memiliki risiko yang tinggi, sehingga setiap kebijakan lapangan harus berorientasi pada perlindungan prajurit.
"Instruksi tersebut adalah bagian dari evaluasi menyeluruh yang terus dilakukan agar pasukan kita tetap dapat menjalankan tugas dengan aman dan efektif," ujarnya.
Ia menilai, penarikan pasukan tentu bukan keputusan yang bisa diambil secara tergesa-gesa, melainkan harus melalui pertimbangan strategis antara TNI, Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menjaga perdamaian dunia, dan kehadiran prajurit TNI di UNIFIL adalah wujud nyata dari komitmen tersebut," terang Dave.
Dengan demikian, kata politikus Partai Golkar ini, langkah Panglima TNI patut diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan prajurit. Komisi I DPR juga mendukung setiap langkah Panglima TNI dalam melindungi prajurit.
"Komisi I DPR RI mendukung setiap upaya yang dilakukan untuk melindungi mereka, sembari menegaskan bahwa kontribusi Indonesia dalam misi UNIFIL tetap bernilai strategis, diplomatis, dan dihormati oleh komunitas internasional," tandasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






