Akui Salah Tampilkan Foto AI untuk Bukti Aduan Warga, Pemprov Pastikan tak Akan Terulang

Oleh: Lydia Fransisca
Senin, 06 April 2026 | 18:38 WIB
Warga Jakarta Timur menyoroti laporan di aplikasi JAKI yang ditanggapi menggunakan foto hasil AI. (Foto. Doc. Threads @seinsh)
Warga Jakarta Timur menyoroti laporan di aplikasi JAKI yang ditanggapi menggunakan foto hasil AI. (Foto. Doc. Threads @seinsh)

BeritaNasional.com -  Foto yang disunting oleh sistem kecerdasan buatan (AI) sebagai bukti tindak lanjut aduan warga di aplikasi JAKI yang akhirnya menjadi perhatian publik,  diakui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai kesalahan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, selama ini laporan warga divalidasi oleh Biro Pemerintahan.

Ia menyebut Biro Pemerintahan mengakui kesalahannya dalam insiden ini. 

Namun, dia memastikan kejadian tersebut tidak akan terulang. Setiap aduan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata tanpa menggunakan AI.

“Biro Pemerintahan mengakui adanya kekeliruan dalam proses validasi. Selama ini belum pernah ditemukan bukti tindak lanjut pengaduan yang menggunakan foto hasil rekayasa AI,” kata Budi dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026).

Budi merinci, sepanjang Januari hingga Maret 2026 tercatat lebih dari 62.571 pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal, termasuk aplikasi JAKI dan sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) terintegrasi. 

Sebanyak 20.857 pengaduan diterima setiap bulan yang kemudian ditindaklanjuti oleh OPD/BUMD dan diverifikasi oleh Biro Pemerintahan.

“Dengan jumlah pengaduan yang sangat besar, Diskominfotik akan membantu Biro Pemerintahan untuk mengidentifikasi bukti tindak lanjut yang berpotensi menggunakan AI, agar proses verifikasi semakin akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tandasnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: