Madagaskar Umumkan Darurat Energi Imbas Konflik Timur Tengah
BeritaNasional.com - Imbas konflik Timur Tengah sejak Maret 2026 yang menyebabkan gangguan besar pasokan energi, Madagaskar mengumumkan keadaan darurat energi nasional pada Selasa (7/4/2026).
Negara kepulauan itu melaporkan kekurangan bahan bakar di seluruh negeri, sehingga memaksa kabinetnya untuk mengambil langkah-langkah mendesak demi memulihkan pasokan energi dan memastikan keberlanjutan layanan publik.
"Deklarasi keadaan darurat energi memungkinkan pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah luar biasa dan mendesak untuk memulihkan pasokan energi dan memastikan keberlanjutan layanan publik," demikian isi pernyataan Kabinet.
Pemerintah Madagaskar menyampaikan, keputusan tersebut diambil setelah pengamatan bahwa negara menghadapi krisis yang mendalam karena gangguan pasokan energi di seluruh pulau terkait konflik di Timur Tengah.
Tak hanya Madagaskar, beberapa pemerintah di Afrika telah menerapkan langkah-langkah, seperti penangguhan pajak impor bahan bakar sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak global yang dipicu perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Zambia misalnya, telah mempberlakukan penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan menangguhkan bea cukai impor bensin dan solar selama tiga bulan, yang berlaku sejak 1 April lalu. Sementara itu, Botswana terakhir kali menangguhkan pungutan jalan dan bahan bakar selama enam bulan untuk melindungi konsumen dari kenaikan harga minyak global.
Sumber: Antara
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







