Sekjen PBB Minta AS dan Iran Upayakan Perdamaian yang Langgeng

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 11 April 2026 | 13:32 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto/un.org)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto/un.org)

BeritaNasional.com - Terkait dengan kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres mendesak kedua negara beriktikad baik dalam pembicaraan ini serta mengupayakan perdamaian yang langgeng.

“Dapat saya sampaikan bahwa Sekretaris Jenderal menyambut baik pembicaraan AS-Iran yang dimediasi Pakistan dan dijadwalkan dimulai di Islamabad pada akhir pekan. Ia meminta para pihak memanfaatkan kesempatan diplomatik ini dengan iktikad baik menuju kesepakatan yang langgeng dan komprehensif,” kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric, Jumat (10/4/2026).

Sebelumnya, pada Selasa (7/4/2026) malam, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran dan bahwa Iran juga setuju membuka Selat Hormuz.

Negosiasi AS-Iran untuk menyelesaikan konflik dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada Sabtu (11/4/2026) pagi.

Namun, pada Rabu (8/4/2026), Israel melancarkan gelombang serangan paling signifikan terhadap Lebanon sejak perang melawan Iran. Trump mengatakan penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena faktor Hizbullah.

Menanggapi serangan zionis itu, Iran menilai hal itu sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata dengan AS. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pembicaraan untuk mengakhiri konflik bergantung pada komitmen terhadap kewajiban gencatan senjata di semua lini.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: