Distribusi LPG via Laut Diperkuat, Pertamina Jangkau Daerah Sulit Akses

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB
Distribusi LPG via Laut Diperkuat, Pertamina Jangkau Daerah Sulit Akses. (Foto/Pertamina).
Distribusi LPG via Laut Diperkuat, Pertamina Jangkau Daerah Sulit Akses. (Foto/Pertamina).

BeritaNasional.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan LPG di sejumlah wilayah, distribusi logistik laut menjadi faktor penting dalam mendukung penyaluran energi kepada masyarakat, terutama di daerah dengan keterbatasan akses.

Salah satu armada yang berperan dalam distribusi tersebut adalah MT Gas Attaka, kapal LPG milik PT Pertamina Patra Niaga yang melayani rute ke wilayah Kalimantan dan Sulawesi, termasuk Amurang dan Donggala. Kapal ini memiliki kapasitas muatan sekitar 1.700 metrik ton dalam setiap perjalanan.

Dalam operasionalnya, MT Gas Attaka secara rutin menempuh perjalanan laut selama beberapa hari untuk mengangkut LPG ke wilayah tujuan. Kapal tersebut dioperasikan oleh awak yang bekerja secara bergantian selama 24 jam guna memastikan distribusi berjalan aman dan tepat waktu.

Distribusi energi ke wilayah tujuan sangat bergantung pada konektivitas logistik laut, mengingat karakteristik geografis sejumlah daerah yang tidak mudah dijangkau melalui jalur darat. Dalam hal ini, armada kapal berfungsi sebagai penghubung antara titik suplai dan terminal distribusi di daerah tujuan.

Pengaturan rute dan jadwal pelayaran dilakukan secara dinamis menyesuaikan kebutuhan di lapangan agar distribusi berjalan selaras dengan kondisi masing-masing wilayah.

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, mengatakan bahwa pengelolaan distribusi LPG terus disesuaikan dengan kebutuhan di berbagai daerah.

“Pergerakan kapal LPG terus kami atur menyesuaikan kebutuhan di berbagai wilayah. Armada seperti MT Gas Attaka menjadi bagian dari sistem distribusi yang menghubungkan titik suplai hingga ke terminal distribusi, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses,” ujar Arif dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

Ia menambahkan bahwa distribusi energi merupakan sistem yang saling terhubung, sehingga keseimbangan antara pasokan dan konsumsi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran penyaluran.

Sejalan dengan itu, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan LPG secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Seluruh operasional kapal LPG dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat guna memastikan keselamatan pelayaran serta keandalan distribusi energi. Dukungan distribusi ini diperkuat oleh armada yang terdiri dari sembilan kapal LPG milik dan lebih dari 30 kapal charter yang beroperasi di berbagai rute.

Melalui pergerakan armada tersebut, Pertamina Patra Niaga terus mendukung distribusi LPG agar dapat menjangkau wilayah dengan karakteristik geografis yang beragam di Indonesia.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: