Iran Mengaku Sulit Mencapai Kesepakatan dengan AS
BeritaNasional.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, tidak ada harapan di Teheran akan adanya kesepakatan, terutama di tengah perang.
"Pembicaraan ini diadakan setelah 40 hari perang yang dipaksakan, dalam suasana ketidakpercayaan dan kecurigaan," kata Esmaeil Baghaei dalam pernyataannya kepada media berita Iran SNN.
"Tentu saja, kita tidak seharusnya mengharapkan kesepakatan hanya dalam satu pertemuan, dan tidak ada yang memiliki harapan seperti itu," ujarnya dikutip dari NBC News.
Baghaei mengatakan, titik temu ditemukan pada sejumlah isu, tetapi pada dua atau tiga topik utama terdapat perbedaan yang signifikan. "Akhirnya, pembicaraan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan."
Pembicaraan dengan Amerika Serikat, yang digambarkan Baghaei sebagai sesi negosiasi tunggal terpanjang dengan AS dalam setahun terakhir, mencakup topik-topik baru seperti Selat Hormuz dan isu-isu regional.
"Dalam keadaan apa pun, aparat diplomatik harus memperjuangkan hak dan kepentingan rakyat Iran," katanya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu




