Ikuti Tren TikTok, Netflix Siap Luncurkan Fitur Video Vertikal dan Perkuat AI Tahun Ini

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 18 April 2026 | 05:00 WIB
Ilustrasi Kantor Netflix. (Foto/Dok Netflix)
Ilustrasi Kantor Netflix. (Foto/Dok Netflix)

BeritaNasional.com - Raksasa streaming dunia Netflix terus melakukan gebrakan besar untuk mempertahankan dominasinya. 

Pada Kamis (16/4/2026), perusahaan ini resmi mengumumkan rencana peluncuran fitur video vertikal mirip TikTok di dalam aplikasinya bulan ini. 

Langkah tersebut diambil bersamaan dengan strategi besar perusahaan untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) secara luas dalam pembuatan dan rekomendasi konten.

Fitur video pendek ini sebenarnya telah diuji coba sejak tahun lalu. Selain membantu pengguna menemukan film dan serial terbaru, fitur ini juga dirancang untuk memopulerkan konten video podcast yang kini mulai digarap serius oleh Netflix.

Netflix yang telah sukses dengan fitur pencarian berbasis ChatGPT tahun lalu kini ingin membawa personalisasi ke level berikutnya. 

Co-CEO Netflix Gregory Peters menyebut teknologi model terbaru akan membuat sistem rekomendasi menjadi jauh lebih efisien.

“Kami telah berkecimpung dalam personalisasi selama dua dekade, namun ruang untuk inovasi masih sangat besar. Arsitektur model AI baru ini tidak hanya meningkatkan akurasi rekomendasi saat ini, tetapi juga memungkinkan kami berinovasi lebih cepat untuk berbagai jenis konten,” jelas Peters yang dikutip dari TechCrunch pada Jumat (17/4/2026).

Senada dengan Peters, Co-CEO Ted Sarandos menegaskan AI akan menjadi asisten terbaik bagi para sineas. 

Ia menekankan AI tidak akan menggantikan kreativitas manusia, melainkan menjadi alat pendukung.

“Dibutuhkan seorang seniman hebat untuk membuat karya seni yang hebat, dan AI tidak akan mengubah itu. Tetapi AI akan memberi para seniman alat yang lebih baik untuk mewujudkan visi mereka,” kata Sarandos.

Akuisisi Perusahaan AI Milik Ben Affleck

Keseriusan Netflix dalam teknologi ini dibuktikan dengan akuisisi Interpositive, perusahaan AI milik aktor kawakan Ben Affleck, pada bulan lalu. 

Teknologi ini diklaim berbeda dari aplikasi AI video lainnya karena dirancang khusus untuk kebutuhan pembuatan film profesional. Menurut Sarandos, banyak kreator yang mulai tertarik mencoba alat tersebut.

Tak hanya soal konten, Netflix juga mengincar pendapatan iklan sebesar USD3 miliar (sekitar Rp48 triliun) tahun ini dengan memanfaatkan AI untuk meningkatkan kustomisasi format iklan.

Kinerja Keuangan Meroket, Sang Pendiri Pamit

Di balik inovasi teknologinya, Netflix melaporkan kinerja keuangan yang fantastis pada kuartal pertama 2026. 

Pendapatan perusahaan naik 16,2 persen menjadi USD12,25 miliar. Sementara itu, laba bersih melonjak tajam 83 persen mencapai USD5,28 miliar. Hingga akhir 2025, Netflix tercatat memiliki 325 juta pelanggan berbayar di seluruh dunia.

Namun, di tengah kabar baik tersebut, Netflix mengumumkan bahwa salah satu pendiri sekaligus Ketua Dewan Direksi, Reed Hastings, akan mengundurkan diri dari dewan perusahaan pada musim panas mendatang.

Sumber: TechCrunchsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: