Pemprov DKI Minta BUMD Konsolidasi: Banyak yang Bukan Pemain Lokal Lagi

Oleh: Lydia Fransisca
Sabtu, 18 April 2026 | 06:20 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam BUMD Leaders Forum 2026. (Beritanasional/Lydia)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam BUMD Leaders Forum 2026. (Beritanasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap, BUMD di Jakarta melakukan kolaborasi di tengah dinamika geopolitik global dan tekanan perubahan iklim, seperti El Nino, yang berdampak pada stabilitas ekonomi daerah.

"Saya mengharapkan agar dalam satu tahun ke depan BUMD melakukan konsolidasi," kata Pramono dalam acara BUMD Leaders Forum yang diinisiasi oleh Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta bersama Bank Jakarta pada Jumat (17/4/2026).

Pramono berujar, Jakarta memiliki sejumlah BUMD andalan sehingga pengalamannya bisa bermanfaat bagi Jakarta.

"Saya juga memberikan ruang kesempatan karena saat ini banyak BUMD-BUMD Jakarta yang sekarang ini sudah tidak menjadi pemain lokal antara lain Bank Jakarta, PAM Jaya, Dharma Jaya dan lain-lain dan itu saya yakin akan bisa memberikan banyak manfaat bagi Jakarta," tuturnya.

Meski demikian, Pramono mengingatkan agar BUMD tetap waspada terhadap tantangan alam dan situasi dunia.

"Tetapi saya juga menyampaikan karena sekarang ini kondisi geopolitik sedang struggling dan sebentar lagi ada El Nino diperkirakan dari April sampai September ini, maka saya minta juga mereka mempersiapkan itu," ucap Pramono.

Namun, ia yakin bahwa konsolidasi BUMD yang kuat mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut. 

"Maka demikian mudah-mudahan konsolidasi BUMD dan membangun corporate culture yang lebih terbuka transparan dan dikelola secara profesional, saya yakin BUMD Jakarta makin siap," tegas Pramono.

Untuk diketahui, acara ini juga mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari sinergi pembiayaan melalui Bank Jakarta dan sinergi penjaminan melalui Jamkrida Jakarta hingga optimalisasi aset BUMD. 

Kepala BP BUMD Syaefuloh Hidayat menjelaskan fokus utama dari forum ini diarahkan pada penguatan daya saing, kesehatan perusahaan, serta kapasitas pembiayaan pembangunan Jakarta.

"Topik pertama yaitu akselerasi kinerja investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing dan sinergi pembiayaan. Untuk Triwulan I tahun 2026, Alhamdulillah telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk 3 BUMD, yaitu PT Bank Jakarta, PT Perumda Dharma Jaya, dan juga Food Station Tjipinang," kata Syaefuloh.

Sedangkan topik kedua adalah Optimalisasi Kinerja Investasi dan Pengembangan Bisnis melalui Sinergi Penjaminan Proyek Strategis, dengan pokok hasil diskusi di antaranya penjaminan proyek BUMD oleh PT Jamkrida Jakarta dan optimalisasi penjaminan kredit Bank Jakarta melalui PT Jamkrida Jakarta.

Dan topik ketiga yakni, Peningkatan Produktivitas Aset Strategis sebagai Investment Driver dan New Revenue Stream Generator, di antaranya untuk pengembangan properti seperti Hotel, Hunian Mix-used, Park & Ride, serta pengembangan infrastruktur seperti Pengolahan Air Limbah, Distribusi dan Pengolahan Pangan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: