Datangkan Pep Guardiola Jadi Mimpi Besar untuk Revolusi Timnas Italia

Oleh: Tarmizi Hamdi
Selasa, 21 April 2026 | 22:30 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Foto/Uefa.com)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Foto/Uefa.com)

BeritaNasional.com - Legenda lini pertahanan Italia Leonardo Bonucci melontarkan ide terkait masa depan kursi kepelatihan Azzurri. 

Di tengah masa transisi tim nasional pascakegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026, Bonucci menyebut nama Pep Guardiola sebagai sosok impian untuk menakhodai Timnas Italia.

Dalam acara Laureus World Sports Awards 2026 di Madrid beberapa waktu lalu, Bonucci mengakui membawa pelatih sekaliber Guardiola ke level internasional bukanlah perkara mudah. 

Namun, bagi dia, perubahan drastis sangat diperlukan jika Italia ingin benar-benar bangkit.

"Jika ada keinginan tulus untuk memulai lembaran baru, saya akan memilih Pep Guardiola. Mendatangkannya berarti melakukan perubahan total dan drastis dari pola lama," ujar mantan bek Juventus tersebut yang dikutip dari La Gazzetta dello Sport pada Selasa (21/4/2026).

Meski begitu, Bonucci tetap realistis bahwa harapan itu sangat sulit terwujud. 

"Saya tahu ini sangat sulit diwujudkan, tapi, bermimpi kan gratis," tambahnya.

Berbeda dengan Gennaro Gattuso dan Gigi Buffon yang memilih mundur setelah kegagalan Italia di babak play-off, Bonucci tetap bertahan dalam struktur teknis federasi. 

Sebagai asisten yang memiliki kontrak hingga Juni 2026, ia mendapat mandat khusus untuk masa depan tim.

"Saya diminta tetap tinggal untuk menjembatani proses pemantauan bakat-bakat muda yang potensial dipanggil untuk laga bulan Juni mendatang," jelas pemilik 121 caps bersama Timnas Italia tersebut.

Diketahui, kursi kepresidenan FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) masih kosong dan baru akan dilakukan pemilihan pada 22 Juni 2026. 

Kondisi ini membuat persiapan Italia untuk laga persahabatan melawan Yunani dan Luksemburg awal Juni nanti akan sedikit berbeda.

Untuk sementara, tim akan dipimpin oleh pelatih Timnas U-21 Silvio Baldini sebagai pelatih interim hingga struktur organisasi dan pelatih tetap diputuskan.

Sumber: La Gazetta dello Sportsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: