Jelang Piala Thomas & Uber 2026, Tim Indonesia Uji Lapangan di Horsens
BeritaNasional.com - Tim bulu tangkis Indonesia menghadapi tantangan teknis saat menjalani sesi latihan resmi di Forum Horsens, menjelang Piala Thomas dan Uber 2026, Rabu. Para pemain menilai karakter shuttlecock di arena tersebut cenderung melaju lebih cepat dibandingkan kondisi di turnamen internasional lainnya.
Dalam waktu latihan yang terbatas, skuad Merah Putih memprioritaskan adaptasi terhadap kecepatan bola serta kondisi lapangan.
“Hari ini coba lapangan hanya sebentar, tapi langsung terasa bolanya agak kencang. Itu yang harus cepat kami adaptasi,” ujar Rachel Allessya Rose dalam keterangan resmi PP PBSI dilansir dari Antara, Kamis (23/4/2026)
Pasangannya, Febi Setianingrum, menyebut faktor pencahayaan dan arah angin tidak menjadi kendala berarti selama sesi latihan. “Dari lapangan normal, tidak silau dan angin juga tidak terlalu ada,” kata Febi.
Selain faktor teknis, ukuran arena yang relatif kecil dengan kapasitas sekitar 4.000 penonton turut menjadi perhatian tim. Kondisi tersebut diperkirakan akan menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih padat. Rachel menilai hal itu bisa menjadi keuntungan bagi tim.
“Arenanya kecil, jadi dukungan suporter bisa lebih terdengar dan itu bisa menambah motivasi kami,” ujarnya.
Menjelang Piala Uber, pasangan Rachel/Febi membawa dinamika tersendiri. Rachel kembali memperkuat tim untuk kedua kalinya, sementara Febi akan menjalani debut di ajang beregu putri tersebut. Meski berstatus debutan, Febi sudah memiliki pengalaman tampil di kompetisi beregu sebelumnya.
“Walau ini pertama kali di Piala Uber, dia sudah pernah main di ajang beregu. Kami ingin hasil yang lebih baik,” kata Rachel.
Febi pun mengaku antusias menyambut kesempatan tersebut. “Senang dan excited bisa gabung tim Uber. Pasti ada tegang karena debut, tapi kekompakan tim bikin saya lebih yakin,” ujarnya.
Tim Uber Indonesia tergabung di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia. Indonesia dijadwalkan menghadapi Kanada pada 25 April pukul 17.00 WIB, kemudian melawan Australia pada 26 April pukul 23.30 WIB, sebelum menjalani laga terakhir fase grup melawan Taiwan pada 28 April pukul 15.00 WIB.
Di sektor tunggal putri, Indonesia mengandalkan Putri Kusuma Wardani yang tengah menunjukkan peningkatan performa. Ia didukung oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Sementara di sektor ganda, sejumlah nama seperti Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma, Amallia Cahaya Pratiwi, Meilysa Trias Puspitasari, serta Rachel Allessya Rose menjadi opsi rotasi pasangan.
Sementara itu, tim putra Indonesia menghadapi jadwal yang menuntut konsistensi sejak awal turnamen. Indonesia akan membuka laga melawan Aljazair pada 24 April pukul 23.30 WIB, sebelum menghadapi Thailand pada 26 April pukul 13.30 WIB, dan menutup fase grup melawan Prancis pada 28 April pukul 23.30 WIB.
Di sektor tunggal putra, Indonesia masih mengandalkan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, dengan dukungan pemain muda seperti Alwi Farhan serta Mohammad Zaki Ubaidillah.
Pada sektor ganda, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi tumpuan utama. Kehadiran pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani menambah kedalaman skuad, sementara duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mulai diproyeksikan sebagai kekuatan baru.
Sumber: Antara
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 19 jam yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







