Wahid Foundation Gelar Pelatihan Penguatan Usaha Mikro di Bogor

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 24 April 2026 | 18:02 WIB
Wahid Foundation Gelar Pelatihan Penguatan Usaha Mikro di Bogor. (Foto/istimewa)
Wahid Foundation Gelar Pelatihan Penguatan Usaha Mikro di Bogor. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Wahid Foundation bersama konsorsium menggelar kegiatan Vocational Training on Informal Business Commodities Production selama tiga hari pada 8-10 April 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas ekonomi komunitas melalui pelatihan berbasis praktik.

Program tersebut dilaksanakan oleh konsorsium yang dipimpin Wahid Foundation bersama La Rimpu, Yayasan Inklusif, dan Libu Perempuan. Pelaksanaannya turut didukung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bogor untuk memastikan kegiatan berjalan optimal di tingkat lokal.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam mengelola dan mengembangkan usaha kecil, khususnya pada aspek produksi, strategi pemasaran, serta pengemasan produk. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait dasar-dasar legalitas usaha, penyusunan profil usaha, hingga pemanfaatan media digital untuk pemasaran.

Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang terdiri dari sesi pemaparan materi dan praktik langsung. Pada hari pertama, peserta mempelajari jenis-jenis perizinan usaha serta praktik penyusunan profil usaha dan perencanaan pemasaran. Hari kedua difokuskan pada desain produk, teknik pengemasan, serta pengenalan pemasaran digital. Sementara hari ketiga diisi dengan praktik pemasaran daring, penyusunan rencana anggaran biaya (RAB), serta pengembangan proposal bisnis sederhana.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini menggunakan Modul KOIN WAHID (Kemandirian, Oportunitas, Inisiatif, berNiaga) yang mengedepankan pendekatan partisipatif melalui praktik langsung, refleksi, penguatan pengetahuan dasar usaha, serta penyusunan rencana aksi individu.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam mengelola usaha secara lebih terstruktur, mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, serta menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong peserta untuk menyusun rencana pengembangan usaha yang realistis dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong penguatan ekonomi komunitas, peningkatan keterampilan usaha, serta pengembangan peluang ekonomi yang lebih inklusif di tingkat lokal.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: