BIB 2026 Kembali Dibuka, Beasiswa bagi Lulusan Madrasah dan Kampus Kemenag
BeritaNasional.com - Kabar baik bagi para pencari beasiswa, karena rogram Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 hasil kolaborasi Kementerian Agama (Kemenag) dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dibuka dengan skema yang lebih fleksibel bagi lulusan pendidikan keagamaan, termasuk madrasah.
Pendaftaran BIB 2026 ini berlangsung hingga 31 Mei 2026 dan mencakup jenjang sarjana hingga doktor, baik untuk kampus di dalam maupun luar negeri.
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kemenag Ruchman Basori menjelaskan, secara umum tidak ada perubahan signifikan dalam skema maupun jenis beasiswa dibanding tahun sebelumnya. Namun, terdapat penyesuaian penting pada kriteria pelamar kategori Alumni Pendidikan Keagamaan binaan Kemenag.
“Tahun ini ada pelonggaran syarat bagi kategori Alumni Pendidikan Keagamaan. keluarga besar Kemenag. Jika sebelumnya harus linear langsung dari jenjang sebelumnya di lembaga pendidikan keagamaan, kini diperbolehkan meloncat satu tingkat di bawahnya ke belakang,” ujar Ruchman di Jakarta, yang dikutip Sabtu (25/4/2026) dari laman resmi Kemenag.
Ruchman mencontohkan, pelamar program magister (S2) kini tetap dapat mendaftar meski merupakan lulusan Perguruan Tinggi Umum (PTU), selama memiliki latar belakang pendidikan Madrasah Aliyah (MA)/sederajat baik negeri atau swasta, binaan Kemenag. Kebijakan ini diambil untuk membuka akses lebih luas bagi lulusan madrasah yang melanjutkan studi di kampus umum.
“Begitu juga untuk pelamar program sarjana (S1), tidak harus berasal dari MA, selama dia lulusan madrasah pada jalur pendidikan sebelumnya seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs), negeri atau swasta. Ini untuk memastikan lebih banyak alumni madrasah bisa terakomodasi dalam program BIB,” jelasnya.
BIB 2026 menyediakan empat jenis program beasiswa gelar, yaitu, beasiswa unggulan keagamaan, double degree, pesantren, targeted, dan akselerasi. Para pelamar juga diberikan kebebasan memilih program studi umum, termasuk bidang teknik, di perguruan tinggi binaan kementerian terkait.
Ruchman menegaskan, calon pendaftar tetap harus memperhatikan seluruh persyaratan, termasuk standar akademik seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagai indikator kesiapan menghadapi studi lanjutan.
“Studi lanjut itu penuh tantangan, jadi selain memenuhi syarat administratif, yang tidak kalah penting adalah kesiapan mental dan daya juang. Tidak boleh mudah menyerah,” tegasnya.
Untuk informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, hingga daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses melalui portal resmi beasiswa di https://beasiswa.kemenag.go.id dan melakukan pendaftaran di https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/.
Melalui skema yang lebih inklusif ini, BIB diharapkan mampu menjangkau lebih banyak talenta muda dari lingkungan pendidikan keagamaan untuk melanjutkan studi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Berikut adalah jadwal BIB 2026 Kemenag, yang perlu diperhatikan oleh para pelamar.
Jadwal Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 Kemenag
- Pendaftaran Beasiswa : 1 April - 31 Mei 2026
- Seleksi Administrasi : 1 - 15 Juni 2026
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi : 16 Juni 2026
- Masa Sanggah : 17 -18 Juni 2026
- Pengumuman Hasil Masa Sanggah : 22 Juni 2026
- Seleksi Skolastik : 25 - 29 Juni 2026
- Pengumuman Hasil Seleksi Skolastik : 1 Juli 2026
- Seleksi Wawancara : 3 - 30 Juli 2026
- Pengumuman Kelulusan : 27 Juli 2026
- Orientasi Calon Penerima Beasiswa : Agustus 2026.
Demikian informasi tentang Beasiswa Indonesia Bangkit atau BIB 2026 Kemenag, semoga informasi ini bermanfaat. 
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






