Pengamat: Program Magang Nasional Jadi Kesempatan bagi Lulusan Baru
BeritaNasional.com - Pengamat ketenagakerjaan Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjudin Nur Effendi menilai program magang nasional menjadi angin segar atau kesempatan bagi lulusan baru atau fresh graduate, yang kesulitan mencari pekerjaan.
"Itu angin segar. Apresiasi betul itu untuk pemerintah bisa memberi tempat magang 11 ribuan peserta. Mungkin bisa ditingkatkan lagi," ujar Effendi.
Effendi menilai program tersebut menjadi solusi untuk permasalahan pengangguran yang dihadapi oleh angkatan kerja baru yang baru lulus kuliah.
Meskipun peserta magang tidak sepenuhnya diserap oleh perusahaan setelah masa magang selesai, kata dia, setidaknya para peserta magang memiliki sertifikasi atau pengalaman kerja yang bisa mereka gunakan untuk mendaftar di perusahaan lainnya.
"Iya, program ini membantu juga karena mereka akan punya sertifikat yang membantu mereka mencari kerja di tempat lain. Kan bisa melamar ke tempat lain dengan modal sertifikat bahwa dia pernah magang dan punya keterampilan tertentu," ujar Effendi.
Ia pun berharap agar ke depannya, program magang nasional bisa menjaring peserta dengan jumlah yang lebih banyak, bahkan mencapai 25 ribu peserta magang.
Effendi juga berharap perusahaan bisa merekrut peserta magang untuk menjadi pegawainya ketika periode magang berakhir, sehingga bisa mengurangi jumlah pengangguran di dalam negeri.
"Tapi, jangan diwajibkan (perusahaan merekrut). Artinya, sesuai dengan kebutuhan perusahaan masing-masing. Jadi, anak-anak sarjana yang sudah dilatih, kemudian dapat kerja, itu kan membuat lega," ujar Effendi.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi menutup pelaksanaan program Magang Nasional 2025 Tahap I yang sudah bergulir sejak 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.
Ia mengatakan saat ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang melakukan penghitungan terkait berapa banyak peserta Magang Nasional yang pada akhirnya direkrut oleh perusahaan atau industri tempatnya melakukan magang selama kurang lebih enam bulan tersebut.
Sementara itu, Koordinator Nasional Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (Kepala Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan sebanyak 1.185 perusahaan berpartisipasi sebagai penyelenggara magang dan melibatkan 5.267 orang mentor.
Lebih lanjut, berdasarkan proses seleksi yang telah dilaksanakan secara menyeluruh, terpilih 14.952 orang peserta Magang Nasional Tahap 1A dan 1.160 Tahap 1B sehingga total 16.112.
Sumber: Antara
BUDAYA | 7 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu






