Bahlil soal Isu Reshuffle: Kita Lihat Saja
BeritaNasional.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara soal isu reshuffle kabinet yang disebut bakal berlangsung pada Senin (27/4/2026).
Bahlil meminta semua pihak menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
"Ya nanti kita lihat aja ya," kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sebagai informasi, Prabowo sebelumnya telah melakukan reshuffle sebanyak empat kali. Dengan demikian, jika kembali terjadi hari ini, maka akan menjadi reshuffle kelima di Kabinet Merah Putih.
Dalam empat reshuffle tersebut, terdapat enam menteri yang telah diganti Prabowo. Berikut daftarnya:
1. Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek)
Prabowo awalnya menunjuk Satryo Soemantri Brodjonegoro sebagai Mendiktisaintek.
Satryo merupakan Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) periode 2018–2023 dan telah mempublikasikan lebih dari 99 karya ilmiah.
Namun, pada pertengahan Januari 2025, ia didemo oleh pegawainya sendiri. Sebanyak 235 ASN Kemdiktisaintek menggelar aksi di depan kantor kementerian pada Senin (20/1/2025).
Aksi tersebut dipicu pemberhentian mendadak seorang pegawai yang dilakukan secara lisan.
Pada 19 Februari 2025, Prabowo akhirnya mereshuffle posisi ini dan mengganti Satryo dengan Brian Yuliarto.
Brian merupakan Guru Besar di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan keahlian di bidang nanoteknologi dan kuantum.
2. Menteri Keuangan (Menkeu)
Awalnya, Prabowo menunjuk Sri Mulyani Indrawati sebagai Menkeu.
Sri Mulyani telah menjabat sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan kembali dipercaya oleh Presiden Joko Widodo pada 2016.
Jabatannya berlanjut hingga masa pemerintahan Prabowo.
Namun, ia sempat diterpa isu mundur setelah rumahnya dijarah saat aksi demonstrasi pada Agustus 2025.
Pada 8 September 2025, Prabowo melakukan reshuffle kedua dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
3. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)
Posisi ini awalnya diisi oleh Abdul Kadir Karding. Namun, namanya menjadi sorotan setelah viral foto dirinya bermain domino bersama tersangka pembalak liar, Muhammad Aziz Wellang, pada awal September 2025.
Tak lama kemudian, ia masuk dalam daftar menteri yang di-reshuffle pada 8 September 2025.
Posisinya digantikan oleh Mukhtarudin, politikus Partai Golkar.
Sebelum menjadi menteri, Mukhtarudin merupakan anggota Komisi XII DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah.
4. Menteri Koperasi (Menkop)
Budi Arie Setiadi dipercaya sebagai Menteri Koperasi.
Dalam beberapa bulan menjabat, namanya kerap muncul dalam isu reshuffle.
Selain faktor politik, ia juga dikaitkan dengan polemik perlindungan situs judi online.
Pada reshuffle kedua, Prabowo mencopot Budi Arie. Posisinya kemudian diisi oleh wakil menterinya, Ferry Juliantoro.
5. Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam)
Pada reshuffle kedua, Prabowo mencopot Budi Gunawan dari jabatan Menko Polkam.
Pencopotan ini cukup mengejutkan publik dan memicu berbagai spekulasi, termasuk dikaitkan dengan demonstrasi besar pada Agustus 2025. Namun, hal tersebut dibantah oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Pengganti definitif baru ditunjuk pada reshuffle ketiga, 17 September 2025, yakni Djamari Chaniago.
Selama masa transisi, posisi ini diisi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai pejabat ad interim.
6. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
Dito Ariotedjo awalnya ditunjuk sebagai Menpora dan merupakan menteri era Presiden Jokowi yang dipertahankan.
Namun, ia dicopot pada reshuffle kedua, 8 September 2025.
Sebelumnya, namanya sempat dikaitkan dengan kasus korupsi BTS di Kementerian Komunikasi dan Informatika, meski ia membantah keterlibatan tersebut.
Pada reshuffle kedua, penggantinya belum langsung dilantik karena disebut berada di luar kota.
Kemudian pada reshuffle ketiga, 17 September 2025, Prabowo menunjuk Erick Thohir sebagai Menpora.
Saat ini, Kementerian BUMN telah bertransformasi menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) yang dipimpin oleh Dony Oskaria, yang dilantik pada reshuffle keempat, 8 Oktober 2025.
Pada reshuffle terakhir tersebut, Prabowo tidak merombak jajaran menteri, melainkan hanya menambah sejumlah wakil menteri.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






