Iran-Rusia Kian Dekat, Bahas Pertahanan Udara
BeritaNasional.com - Hubungan militer antara Iran dan Rusia kembali menjadi sorotan seiring kunjungan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, ke Moskow untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.
Pengamat politik dari Universitas Teheran, Foad Izadi, menilai Iran tengah berharap dukungan Rusia, khususnya di sektor pertahanan.
“Sistem pertahanan udara Iran belum berada pada tingkat yang seharusnya. Jadi saya pikir Iran berharap Rusia dapat membantu dalam hal tersebut,” ujarnya kepada Al Jazeera, dikutip Selasa (28/4/2026).
Menurut Izadi, selain aspek militer, Iran juga membutuhkan dukungan politik Rusia di panggung global.
“Rusia adalah anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Negara itu memveto resolusi Bahrain-AS terhadap Iran beberapa minggu lalu. Karena itu, Iran ingin memastikan Rusia berada di pihaknya secara politik dan dapat membantu Iran di forum seperti Dewan Keamanan,” ucapnya lebih lanjut.
Ia menambahkan, hubungan militer kedua negara sudah terjalin lama, terutama sejak Revolusi Islam Iran 1979.
“Setelah Revolusi Islam 1979, Iran secara bertahap menyadari bahwa dalam hal teknologi militer, Rusia adalah pihak yang dapat membantu Iran,” tandasnya.
Kunjungan ini dinilai sebagai bagian dari upaya Iran memperkuat posisi strategisnya, baik dalam bidang pertahanan maupun diplomasi internasional.
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







