Chelsea Siap Lepas Marc Cucurella ke Barcelona
BeritaNasional.com - Chelsea dilaporkan mulai membuka pintu negosiasi untuk menjual bek kiri Marc Cucurella pada bursa transfer musim panas 2026.
Dilansir dari Caught Offside pada Rabu (29/4/2026), klub raksasa Spanyol Barcelona disebut-sebut menjadi peminat utama yang ingin memulangkan pemain berambut ikal tersebut.
Meski sempat mengawali karier dengan lambat di London Barat, Cucurella perlahan bertransformasi menjadi salah satu pilar lini pertahanan yang solid dan dapat diandalkan bagi The Blues. Namun, situasi klub yang tidak menentu tampaknya mengubah peta masa depan sang pemain.
Cucurella dikabarkan tertarik dengan peluang kembali ke negaranya untuk membela Blaugrana.
Chelsea sendiri tidak keberatan melepas bek berusia 25 tahun tersebut asalkan ada klub yang berani menebusnya di angka sekitar €50 juta (sekitar Rp850 miliar).
Langkah ini dianggap berisiko bagi Chelsea karena sedang berusaha menstabilkan performa tim.
Namun, manajemen klub tampaknya menganut prinsip tidak ingin mempertahankan pemain yang hatinya sudah tidak lagi di Stamford Bridge. Dana penjualan Cucurella nantinya bisa digunakan untuk mencari pengganti yang lebih segar.
Potensi hengkangnya Cucurella diyakini hanyalah puncak gunung es dari masalah yang lebih besar di Chelsea. Musim ini berjalan sangat mengecewakan, peluang lolos ke Liga Champions hampir tertutup, dan mereka harus menghadapi laga berat melawan Manchester City di final Piala FA.
Ketidakstabilan proyek Chelsea di bawah pemilik baru yang hobi gonta-ganti manajer serta kebijakan transfer yang dipertanyakan mulai membuat para pemain bintang gerah. Jika Cucurella benar-benar pergi, beberapa nama besar lainnya diprediksi akan menyusul. Sebut saja Enzo Fernandez yang dikaitkan dengan Manchester City dan Cole Palmer yang diincar Manchester United.
BUDAYA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 21 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






