4 Penerbang Skadron Udara 12 Sukses Terbang Solo Pesawat Rafale

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 30 April 2026 | 11:23 WIB
Persiapan kehadiran pesawat tempur Rafale. (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Persiapan kehadiran pesawat tempur Rafale. (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com -  Kehadiran pesawat tempur Rafale sebagai alutsista pertahanan udara mulai disiapkan jajaran TNI Angkatan Udara (AU) termasuk empat penerbang Skadron Udara 12 Wing Udara 3.1 Tempur yang sukses melaksanakan terbang solo Rafale.

Keberhasilan ini sekaligus ditandai dengan tradisi penyiraman air kembang oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris di Hanggar Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

“Bahwa tradisi terbang solo tidak hanya bersifat seremoni, tetapi juga mencerminkan kematangan, kepercayaan diri, serta kesiapan penerbang dalam menjalankan tugas operasi udara,” kata Abdul dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (30/4/2026).

Keempat penerbang yang berhasil melaksanakan terbang solo tersebut yakni Letkol Pnb Oliv Rizando, Letkol Pnb Rakhmanto Jati, Mayor Pnb Reza Yori, dan Mayor Pnb Andy Paulus.

“Sebagai penanda kesiapan penerbang dalam mengemban tugas sebagai garda terdepan pertahanan udara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abdul juga menyoroti perkembangan teknologi peperangan udara yang semakin terintegrasi dengan sistem digital, sensor canggih, serta konsep network-centric warfare. 

Menurutnya, penerbang dituntut tidak hanya mahir mengendalikan pesawat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan sistem teknologi modern berbasis jaringan.

“Apresiasi kepada para penerbang dan seluruh unsur pendukung, termasuk instruktur dan teknisi, atas dedikasi dan kerja keras dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan terbang solo tersebut,” imbuhnya.

Rafale merupakan pesawat tempur canggih generasi 4.5 yang menjadi salah satu pesawat andalan negara – negara anggota NATO. Rafale termasuk dalam kategori pesawat omnirole yang mampu melakukan berbagai jenis misi mulai dari superioritas udara dan pertahanan udara, dukungan udara jarak dekat, serangan in-depth, pengintaian udara, dan serangan anti-kapal.

Kelebihan Rafale yakni dari sisi kompatibilitas dengan berbagai macam persenjataan seperti rudal udara-ke-udara jarak jauh “Beyond Visual Range” (BVR) METEOR dan MICA. Berbagai jenis persenjataan lain juga bisa dipasang pada pesawat tempur Rafale seperti rudal stand-off jarak jauh SCALP, rudal anti-kapal AM39 EXOCET, bom berpemandu laser, bom klasik tanpa pemandu dan meriam internal NEXTER 30M791 30 mm.

 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: