Putin Serukan Dunia Bebas Senjata Nuklir di Tengah Ketegangan Global
BeritaNasional.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan komitmen negaranya terhadap upaya penghapusan senjata nuklir di tingkat global.
Hal tersebut disampaikan Putin dalam pidato tertulisnya pada pembukaan Konferensi Peninjauan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) ke-11 yang berlangsung di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS).
Dalam pernyataan yang dibacakan oleh Duta Besar Keliling Kementerian Luar Negeri Rusia, Andrey Ivanovich Belousov, Putin menekankan Rusia tetap menjadi pihak yang bertanggung jawab dan tunduk pada isi serta semangat perjanjian NPT.
Di tengah situasi geopolitik dunia yang kian memanas, Putin menilai diperlukan langkah bersama yang lebih serius untuk mewujudkan perdamaian tanpa bayang-bayang senjata nuklir. Namun, ia mengingatkan agar proses tersebut tetap mengedepankan keamanan bersama.
"Kami percaya bahwa di tengah situasi internasional yang kompleks saat ini, upaya multilateral tambahan diperlukan untuk menciptakan kondisi bagi kemajuan lebih lanjut dalam upaya membangun dunia yang bebas senjata nuklir, sambil tetap menjunjung tinggi prinsip untuk tidak mengorbankan keamanan pihak mana pun," tegas Putin dalam pernyataan tersebut.
Putin juga menyoroti tantangan keamanan global saat ini yang penuh dinamika, sehingga memerlukan komitmen yang lebih besar dari seluruh negara anggota untuk mencapai target dunia tanpa nuklir.
Selain isu senjata, Rusia yang dikenal sebagai pemimpin teknologi energi nuklir menyatakan kesiapannya untuk memperluas kerja sama dengan negara-negara lain.
Moskow mendukung penuh hak setiap negara yang patuh pada NPT untuk mengakses teknologi nuklir demi tujuan damai.
Menurut pihak Rusia, negara-negara yang memenuhi kewajiban mereka dalam perjanjian tersebut berhak mendapatkan manfaat energi nuklir tanpa adanya batasan-batasan yang tidak perlu atau diskriminatif.
Pemerintah Rusia berharap konferensi yang dijadwalkan berlangsung hingga 22 Mei mendatang ini mampu melahirkan keputusan yang produktif.
Hasil konferensi tersebut diharapkan dapat memperkuat rezim non-proliferasi nuklir di seluruh dunia guna menjaga stabilitas internasional.
Konferensi Peninjauan NPT sendiri merupakan ajang penting yang digelar secara rutin untuk mengevaluasi sejauh mana implementasi perjanjian internasional dalam mencegah penyebaran senjata nuklir dan mempromosikan pelucutan senjata.
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







