Wakapolda Metro Jaya Tekankan Anggota Tidak Bersikap Agresif saat Amankan May Day

Oleh: Panji Septo R
Jumat, 01 Mei 2026 | 11:49 WIB
Peringatan Hari Buruh Internasional, Monas jadi titik keramaian. (BeritaNasional/Lydia)
Peringatan Hari Buruh Internasional, Monas jadi titik keramaian. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com -  Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menegaskan seluruh personel yang terlibat pengamanan aksi peringatan May Day 2026 diwajibkan menjaga pendekatan humanis dan menghindari tindakan agresif. 

Arahan itu disampaikan dalam Apel Kesiapan Pelayanan Aksi Unjuk Rasa May Day 2026 di kompleks Gedung DPR RI, Jumat (1/5/2026).

Dalam arahannya, Dekananto menyoroti dinamika massa yang bergerak menuju Gedung DPR, termasuk perkiraan sekitar 5.000 peserta aksi dari Banten, Jawa Barat, dan Tangerang Raya. 

Ia meminta seluruh jajaran TNI–Polri tetap waspada terhadap potensi perubahan situasi lapangan, namun tetap mengutamakan kendali diri.

“Anggota dilarang bersikap agresif dan tetap menjaga posisi bertahan dengan mengedepankan cara humanis," ujar Dekananto.

"Serta memberikan ruang bicara kepada perwakilan massa agar situasi di lapangan dapat diatur dengan baik. Tidak ada tindakan individu yang dapat menciderai penyampaian aspirasi,” tambahnya.

Ia menegaskan instruksi Kapolda Metro Jaya harus menjadi pedoman utama seluruh komandan lapangan maupun personel. 

Setiap tindakan, kata dia, hanya boleh dilakukan berdasarkan satu komando dan tanpa inisiatif individual.

Dekananto juga mengingatkan larangan penggunaan kekerasan yang tidak terukur, pendorongan massa tanpa alasan jelas, dan tindakan represif kecuali dalam kondisi yang diatur dan mendapat perintah jelas. 

Seluruh pasukan pengendalian huru hara (PHH) maupun penggunaan gas air mata, menurut dia, hanya dapat dilakukan atas instruksi Kapolda Irjen Pol Asep Edi Suheri.

Selain itu, ia menekankan pentingnya disiplin barisan, ketertiban pergerakan tim, hingga pemeriksaan perlengkapan sebelum bertugas. 

“Tidak ada penggunaan senjata api dalam bentuk apa pun. Saya minta setelah ini dilakukan check and recheck agar tidak ada senjata api yang terbawa,” ujarnya.

Wakapolda menambahkan, personel wajib menjaga situasi tetap kondusif dan berorientasi pada perlindungan masyarakat, baik peserta aksi maupun warga sekitar dan petugas yang berjaga.

Ia berharap pengamanan May Day 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan mencerminkan profesionalisme TNI–Polri. 

“Mudah-mudahan kegiatan pelayanan aksi unjuk rasa hari ini bisa berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” kata Dekananto.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: