Warung di Jakpus Diduga Dirusak Prajurit, TNI AD Turun Tangan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 06 Mei 2026 | 09:47 WIB
Ilustrasi TKP (Foto/Pixabay)
Ilustrasi TKP (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Aksi perusakan terhadap sebuah warung di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), tengah menjadi sorotan.

Pasalnya, tindakan tersebut diduga dilakukan oleh prajurit TNI yang sempat terlibat cekcok dengan penjaga warung.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat situasi yang awalnya hanya adu mulut antara pembeli dan penjaga warung. Peristiwa itu kemudian berujung pada aksi pemukulan oleh seorang pria berbaju hitam dengan helm putih terhadap penjaga warung perempuan.

Saat penjaga warung pria mencoba melindungi, pelaku justru semakin agresif. Hingga akhirnya terjadi perusakan, mulai dari etalase hingga lemari pendingin yang dirusak menggunakan tabung gas LPG 3 kilogram, yang membuat warga sekitar turun tangan melerai.

"Iya (sudah monitor). Sudah ditangani POM," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, pada Rabu (6/5/2026).

Dikonfirmasi terpisah, Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono membenarkan bahwa kasus perusakan yang diduga dilakukan prajurit telah ditangani pihaknya. Namun, terkait duduk perkara yang berawal dari kesalahpahaman saat transaksi di warung masih didalami.

"Perlu kami jelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman saat transaksi di warung, yang kemudian berkembang menjadi cekcok,” ujar Donny.

“Dalam peristiwa itu, justru prajurit TNI AD atas nama Sertu AW mengalami luka akibat penusukan oleh pemilik warung, dan saat ini yang bersangkutan sedang mendapatkan penanganan medis di RS Hermina Kemayoran," sambungnya.

Oleh sebab itu, Donny mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas. Pasalnya, proses pendalaman untuk mengungkap kejadian sebenarnya masih berjalan dengan melibatkan Puspomad.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang beredar di media sosial yang belum tentu menggambarkan kejadian secara lengkap. TNI AD memastikan bahwa setiap prajurit yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran," ujarnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: