Marc Marquez Bidik Kebangkitan di MotoGP Prancis 2026

Oleh: Harits Tryan
Kamis, 07 Mei 2026 | 16:00 WIB
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto/Motogp)
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto/Motogp)

BeritaNasional.com - Persaingan MotoGP 2026 dipastikan kembali memanas jelang seri Prancis di Sirkuit Le Mans akhir pekan ini. Sorotan tertuju kepada pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, yang datang dengan tekanan besar usai gagal tampil konsisten dalam empat seri awal musim.

Marquez berada di posisi kelima klasemen sementara dan tertinggal 44 poin dari pimpinan klasemen, Marco Bezzecchi dari Aprilia. Pembalap Spanyol itu kehilangan poin di setiap seri, termasuk pada MotoGP Spanyol di Jerez setelah mengalami kecelakaan dalam balapan utama.

Meski demikian, Marquez mengaku optimistis menghadapi balapan di Le Mans, trek yang menurutnya sangat cocok dengan karakter Ducati Desmosedici GP.

“Le Mans adalah sirkuit yang saya sukai dan di mana saya sudah sangat cepat dengan Desmosedici GP tahun lalu,” kata Marquez dikutip dari Crash, Kamis (7/5/2026).

Ia juga mengingatkan kondisi cuaca berpotensi menjadi faktor penentu akhir pekan ini. Berdasarkan prakiraan, badai petir diprediksi dapat terjadi pada Sabtu, sementara hujan ringan berpotensi turun saat balapan Minggu.

“Ini akan menjadi akhir pekan yang penuh dengan ketidakpastian: cuaca mungkin akan memberikan beberapa kejutan kepada kita,” ujarnya.

Marquez mengatakan Ducati tetap menunjukkan perkembangan positif meski dirinya gagal finis podium di Jerez.

“Bagaimanapun, di Jerez kami bekerja dengan baik. Terlepas dari kecelakaan itu, kami kompetitif dan pada hari Senin kami juga membuat langkah maju yang baik,” tuturnya.

Sementara itu, rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga datang dengan optimisme tinggi setelah Ducati melakukan sejumlah pembaruan teknis dalam sesi tes pasca-balapan di Jerez.

Bagnaia mengaku puas dengan pengembangan aerodinamika motor yang dinilai membantu performa saat menikung.

“Saya sangat senang dan puas dengan aerodinamika karena saya pikir kami telah membuat kemajuan dalam hal menikung. Itu adalah sesuatu yang sangat saya rindukan tahun ini dan tahun lalu, untuk membuat motor berbelok lebih baik di tikungan cepat,” kata Bagnaia.

Selain aerodinamika, Ducati juga menguji pengembangan sistem elektronik untuk meningkatkan pengereman motor.

“Kami juga menguji sesuatu untuk sistem elektronik guna membantu menghentikan motor dengan lebih baik. Kami belum menemukan solusi, tetapi mungkin kami telah menemukan caranya,” ujarnya.

Pembalap Italia itu berharap hasil pengembangan tersebut bisa membantu Ducati tampil maksimal di Le Mans.

“Saya senang pergi ke Le Mans; di atas kertas, ini adalah jenis trek yang dapat meningkatkan karakter Desmosedici GP dengan sebaik-baiknya,” kata Bagnaia.

Pada musim lalu, Ducati mencatat dominasi di Le Mans dengan lima kemenangan beruntun melalui lima pembalap berbeda sebelum akhirnya dipatahkan pembalap LCR Honda, Johann Zarco, yang tampil impresif di depan publik tuan rumah dalam balapan penuh drama akibat hujan.

Sumber: Crashsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: