Polda Metro Tangkap 2.054 Penjahat Jalanan, Sita Belasan Senpi hingga Emas sejak 2026

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 30 Juni 2026 | 17:46 WIB
Polda Metro Jaya membeberkan hasil tangkapan dari kejahatan jalanan sejak awal 2026. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)
Polda Metro Jaya membeberkan hasil tangkapan dari kejahatan jalanan sejak awal 2026. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)

BeritaNasional.com - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap 2.054 penjahat yang terlibat kasus kejahatan jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dan kekerasan (curas), dan pencurian pemberatan (curat) dari Januari hingga Juni 2026.

“Petugas berhasil mengamankan 2.054 tersangka yang saat ini ditahan dan sebagian sudah dilimpahkan ke Kejaksaan,” kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Danang Setiyo saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya pada Selasa (30/6/2026).

Para tersangka adalah tindak lanjut dari 5.436 laporan polisi dengan sebaran laporan pencurian dengan kekerasan paling banyak dari Jakarta Barat 61 laporan, pencurian dengan pemberatan 1.923 laporan, dan pencurian kendaraan bermotor 695 laporan di wilayah Kota Tangerang.

Selain itu, dari tangan para penjahat jalanan ini, beberapa barang bukti disita mulai 14 pucuk senjata api, 41 senjata tajam, 95 butir peluru, 4 unit airsoft gun, serta 110 kunci letter T atau letter Y yang diduga digunakan saat beraksi.

Sementara itu, untuk bukti hasil barang curian, polisi berhasil menyita uang tunai total Rp2,07 miliar, 1.825 unit sepeda motor, 22 unit mobil, 296 unit telepon genggam, 10 unit laptop, 145 tabung gas elpiji, serta 866,98 gram emas.

“Barang-barang tersebut dilakukan penyitaan untuk dihadirkan dalam persidangan, dan yang lainnya masih dalam proses penyidikan,” ucapnya.

Lalu, terkait hasil evaluasi ketiga kasus jalanan tersebut, ditemukan pola mayoritas terjadi pada malam hari antara waktu 22.00-05.00 WIB. Waktu itu dimanfaatkan para penjahat jalanan karena aktivitas masyarakat mulai berkurang dan pengawasan lingkungan menurun.

“Oleh karena itu, jajaran Polda Metro Jaya bekerja sama dengan stakeholder terkait telah mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan untuk memperkuat kehadiran personel di lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, serta mengoptimalkan kegiatan preventif, preemtif, dan penegakan hukum guna mencegah terjadinya peristiwa pidana,” tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: