Trump Tolak Proposal Damai Iran, Ambisi Nuklir Jadi Kendala
BeritaNasional.com - Upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah kembali menemui jalan buntu. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan reaksi keras terhadap draf tanggapan terbaru yang dikirimkan oleh pihak Iran.
Melalui unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Minggu (10/5/2026) malam waktu setempat, Trump menyatakan ketidakpuasannya secara terbuka. Ia menegaskan usulan dari Teheran jauh dari harapan Washington.
"Saya baru saja membaca tanggapan dari yang disebut 'Perwakilan' Iran. Saya tidak menyukainya, sama sekali tidak dapat diterima!" tulis Trump yang dikutip pada Minggu.
Proposal Dikirim Lewat Pakistan
Sebelumnya, kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan Teheran telah mengirimkan teks usulan balasan kepada Amerika Serikat melalui Pakistan sebagai mediator.
Fokus utama dari proposal tersebut dilaporkan berpusat pada mekanisme untuk mengakhiri konfrontasi militer yang tengah berkecamuk di kawasan tersebut.
Meski demikian, pernyataan Trump menunjukkan adanya jurang perbedaan yang besar antara keinginan Teheran dan standar yang ditetapkan oleh Gedung Putih.
Isu Nuklir Jadi Syarat Mati
Senada dengan Trump, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio turut memberikan tekanan diplomatik.
Menurut Washington, perdamaian yang berkelanjutan hanya bisa tercapai jika Iran memberikan komitmen yang transparan mengenai program nuklir mereka.
Rubio menegaskan Iran harus memberikan penjelasan kepada dunia internasional bahwa mereka tidak memiliki ambisi untuk mengembangkan senjata nuklir.
Poin ini disebut-sebut sebagai syarat krusial yang tidak bisa ditawar dalam kerangka kesepakatan damai apa pun.
Sumber: Xinhua News
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







