Irjen Kemenhaj RI Temui Syarikah Arab Saudi, Pastikan Layanan Haji 2026 Sesuai Kontrak

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 12 Mei 2026 | 01:00 WIB
Irjen Kemenhaj RI Temui Syarikah Arab Saudi, Pastikan Layanan Haji 2026 Sesuai Kontrak. (Foto/Kemenhaj)
Irjen Kemenhaj RI Temui Syarikah Arab Saudi, Pastikan Layanan Haji 2026 Sesuai Kontrak. (Foto/Kemenhaj)

BeritaNasional.com - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dendi Suryadi, melakukan pertemuan dengan pimpinan syarikah penyedia layanan haji di Arab Saudi untuk penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, yakni Rakeen Mashariq dan Al Bait Guests, Sabtu (9/5/2026) waktu setempat.

Pertemuan yang berlangsung di kantor masing-masing syarikah di Kota Mekkah itu turut dihadiri Direktur Jenderal Pelayanan Haji Ian Heriyawan, Inspektur Wilayah III Kemenhaj Mulyadi Nurdin, Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah Muhammad Ilham Effendy, serta sejumlah pejabat lainnya dari Kementerian Haji dan Umrah.

Inspektur Wilayah III Kemenhaj, Mulyadi Nurdin, mengatakan pertemuan tersebut merupakan inisiatif Irjen Kemenhaj dalam rangka menjalin silaturahmi dan kemitraan strategis dengan para syarikah sebagai penyedia layanan bagi jemaah haji Indonesia tahun ini.

"Penyedia layanan dalam hal ini Syarikah adalah mitra strategis kita dalam memberikan layanan kepada jemaah haji, pihak Inspektorat Jenderal sebagai Pengawas dalam proses penyelenggaraan haji, ingin memastikan semua layanan berjalan sesuai regulasi dan kontrak yang telah ditandatangani," ujar Mulyadi Nurdin dilansir dari laman Kemenhaj, Selasa (12/5/2026)

Selain melakukan pertemuan dengan pimpinan kedua syarikah, Irjen Kemenhaj juga melakukan pemantauan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina untuk melihat kesiapan pelayanan jemaah haji Indonesia.

"Sejauh ini kami melihat pelayanan berjalan dengan lancar, persiapan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina juga berjalan sesuai progres," ujar Mulyadi Nurdin.

Ia menambahkan, Inspektorat mengingatkan pentingnya integritas dan kepatuhan terhadap regulasi oleh seluruh pihak dalam memberikan layanan kepada jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

"Pak Irjen, Dendi Suryadi, menegaskan kepada pimpinan syarikah agar standar layanan yang diberikan sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani antara Kementerian Haji dan Umrah dengan pihak syarikah, dalam kontrak pastinya sudah disebutkan hak dan kewajiban, spesifikasi teknis, kualitas dan kuantitas pekerjaan," ujar Mulyadi Nurdin.

Menurut dia, pihak syarikah menyambut baik kedatangan delegasi Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia tersebut.

"Ini merupakan langkah strategis dalam mensukseskan layanan haji, Kami juga mendengarkan langsung komitmen dari syarikah untuk memberikan layanan maksimal kepada jemaah haji sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani," tambahnya.

Mulyadi mengatakan Inspektorat Jenderal ingin memastikan penyelenggaraan haji tahun ini lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Sesuai keinginan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan Yusuf, Wakil Menteri, Dahnil Anzar Simanjuntak, untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, Inspektorat Jenderal akan melakukan pengawasan sesuai mandat yang diberikan oleh undang-undang," tambahnya.

Ia menjelaskan secara umum Inspektorat akan mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan haji sesuai amanah undang-undang, termasuk Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah.

Dalam aturan tersebut, Inspektorat Jenderal disebut sebagai unsur pengawas yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Haji dan Umrah.

"Adapun ruang lingkup pengawasan meliputi kinerja dan keuangan, melalui kegiatan audit, reviu, evaluasi, pemantauan (monitoring), dan bentuk pengawasan lainnya," pungkasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: