Samsung Kembangkan Layar Holografik, Apple Bakal Jadi Pelanggan Potensial
BeritaNasional.com - Samsung Display mulai bereksperimen dengan layar ponsel di masa depan setelah pencapaiannya pada layar ponsel saat ini, dan jika bocoran terbaru akurat, Samsung tengah melampaui layar untuk ponsel lipat melalui teknologi layar holografik.
Berdasarkan bocoran Schrödinger lewat akun X phonefuturist yang dilansir dari Gizmochina pada Selasa (12/5/2026), Samsung tenngah mengembangkan sistem layar holografik secara internal dengan nama kode MH1 atau hanya H1. Ide jangka panjang tersebut dilaporkan melibatkan "iPhone Spasial" di masa depan, bahkan Apple disebut-sebut bakal menjadi pelanggan potensial untuk teknologi tersebut di masa mendatang.
Bocoran tersebut mengklaim bahwa layar holografik ini menggunakan kombinasi lapisan holografik berstruktur nano, detektor mata, dan teknologi pengarah sinar untuk menciptakan efek 3D tanpa kacamata langsung di layar. Secara teori, pengguna akan dapat sedikit menggerakkan atau memiringkan ponsel dan melihat objek dari sudut yang berbeda, seakan melihat sekeliling mereka daripada hanya melihat gambar datar.
Tampaknya, sistem ini akan tetap mempertahankan resolusi penuh selama penggunaan 2D normal. Hal ini penting karena upaya 3D tanpa kacamata sebelumnya biasanya disertai dengan kompromi yang cukup mencolok pada kualitas gambar. Dan jujur saja, hal ini mungkin menjadi tantangan terbesar pada sistem layar holografik.
Sebelum ini, industri smartphone telah bereksperimen dengan 3D tanpa kacamata, tetapi sebagian besar implementasinya terasa seperti gimmick atau sulit digunakan secara konsisten. Seperti perangkat Nintendo 3DS yang berfungsi, tetapi hanya dalam sudut pandang yang sempit, dan efeknya dapat dengan mudah rusak jika mata Anda bergeser terlalu jauh dari tengah.
Untuk mengatasi hal tersebut, Samsung melakukan pendekatan pengarahan sinar dengan mengarahkan cahaya jauh lebih tepat ke mata penonton. Namun, proyek ini dilaporkan baru berada pada fase pertama penelitian dan pengembangan. Bahkan, bocoran awal menunjukkan bahwa komersialisasi layar ini kemungkinan tidak akan terjadi dalam waktu dekat, dengan asumsi teknologi tersebut benar-benar mencapai produksi massal.
Namun demikian, Samsung Display memiliki sejarah yang cukup kuat dalam mendorong teknologi panel baru ke arus utama. Perusahaan ini memainkan peran utama dalam adopsi OLED lipat dan telah bereksperimen dengan monitor 3D tanpa kacamata dan tampilan spasial pada kategori lain. Baru-baru ini, Samsung memperkenalkan teknologi kontrol sudut pandang pada perangkat keras Galaxy S26 Ultra, dan implementasi serupa dilaporkan akan muncul di ponsel unggulan dari Xiaomi, Oppo, dan Vivo akhir tahun ini.
Jika sesuatu seperti MH1 akhirnya menjadi kenyataan, layar holografik ini dapat membuka pintu bagi interface yang jauh lebih imersif pada ponsel, baik itu elemen UI mengambang, game spasial, atau integrasi yang lebih dalam dengan ekosistem realitas campuran seperti Vision Pro milik Apple.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







