Sudah Jadi WNI, Tersangka Syekh Ahmad Al Misry Diduga Sembunyikan Status Warga Negara Mesir

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 12 Mei 2026 | 06:36 WIB
Tersangka pelecehan seksual Syekh Ahmad Al Misry. (BeritaNasional/YT Hafiz Indonesia)
Tersangka pelecehan seksual Syekh Ahmad Al Misry. (BeritaNasional/YT Hafiz Indonesia)

BeritaNasional.com - Polri telah mendapatkan informasi terkait status kewarganegaraan tersangka Syekh Ahmad Al Misry yang lebih dari satu, yakni, sebagai Warga Negara İndonesia (WNI) dan Warga Negara Mesir.

Hal itu dipastikan setelah ada koordinasi dengan pemerintah di Mesir tempat negara asal Syekh Ahmad. Koordinasi dilakukan seiring ditetapkannya yang bersangkutan sebagai tersangka dugaan pelecehan seksual.

"Tampaknya begitu ya (punya dua kewarganegaraan)," ucap Ses. NCB Interpol Mabes Polri Brigjen Pol. Untung Widyatmoko saat dikonfirmasi, dikutip Selasa (12/5/2026).

Sebagai buronan, usai mangkir tiga kali pemanggilan tersangka karena pergi ke Mesir. Syekh Ahmad diduga telah sengaja menyembunyikan status warga negara Mesir yang dimilikinya.

"Kewarganegaraan beliau harusnya Indonesia, tapi beliau rupanya menyembunyikan kewarganegaraan Mesirnya," tutur Untung.

Sembari berkoordinasi dengan pihak Mesir, saat ini Polri telah mengajukan status red notice untuk tersangka pelecehan seksual Syekh Ahmad Al Misry ke Interpol di Lyon, Perancis. 

"Sedang dalam proses pengajuan red notice-nya melalui portal Interpol," ujar Kabag Jatranin Sekretaris NCB Interpol Kombes Ricky Purnama saat dikonfirmasi dikutip Minggu (10/4/2026).

Sementara dari pelapor selaku koordinator dari para korban, Mahdi Al Attas juga telah mendatangi Bareskrim Polri untuk menemui penyidik Direktorat PPA dan PPO selaku pihak yang mengusut kasus ini.

"Sudah DPO, tiga kali pemanggilan sebagai tersangka, tapi mangkir. Paspor nggak dicabut. Cuma ada komunikasi untuk pencekalan dan sebagainya, tapi kan nanti masuk ke Indonesia baru ada namanya cegah dan tangkal," tutur Mahdi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5/2026) kemarin.

Berdasarkan informasi yang diterima Mahdi, diyakini Syekh Ahmad saat ini berada di Mesir bersama istri, orang tua, dan anaknya. Bahkan yang bersangkutan juga dikabarkan telah ditahan oleh Al-Amn al-Watani (Pasukan Keamanan Nasional) bagian dari Kepolisian Nasional Mesir (ENP).

"Ahmad Misri itu ditahan dari mulai tanggal 23. Jadi kan kita tuh pertama saya speak up itu tanggal 22 April ya. Tanggal 23 eh dia ditahan, mungkin juga dari media Indonesia kan, media Indonesia ada yang sampai diterjemahin ke bahasa Arab," ucap Mahdi.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: