PM Inggris Didesak Mundur
BeritaNasional.com - BBC melaporkan bahwa menteri-menteri kabinet senior Inggris mendesak Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer untuk segera menetapkan jadwal pengunduran dirinya, termasuk Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood.
Laporan itu menyebutkan bahwa terdapat perbedaan pendapat di dalam lingkup kabinet mengenai isu ini, dan Mahmood berada di pihak minoritas.
Lebih dari 70 anggota parlemen Partai Buruh juga telah menyerukan agar Starmer mundur atau menetapkan jadwal untuk pengunduran dirinya, sementara sedikitnya empat Sekretaris Pribadi Parlemen telah mengundurkan diri.
Menurut Sky News, Starmer sedang mempertimbangkan berbagai opsi menjelang rapat kabinet pada Selasa (12/5) pagi waktu setempat.
Starmer menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mundur menyusul kinerja buruk partainya dalam pemilu lokal. Partai Buruh kehilangan hampir 1.500 kursi dewan di Inggris dan kehilangan kendali atas sekitar 40 dewan lokal, termasuk beberapa basis kekuatan tradisional mereka.
Starmer mengatakan meskipun hasil tersebut sangat berat, dirinya tidak akan mengundurkan diri.
Ketika ditanya apakah dirinya akan melawan para penantang potensial di dalam partainya terkait kepemimpinannya, dia menjawab "Ya, Saya tidak akan menyerah."
Sumber: Antara

PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu


