Brigadir Arya Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Kapolri
BeritaNasional.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) terhadap Brigadir Arya Supena (34), anggota Dit Intelkam Polda Lampung yang gugur dalam tugas.
Arya gugur setelah ditembak saat memergoki pelaku pencurian motor (curanmor) sekitar pukul 05.30 WIB di Toko Yuzi Akmal, Jalan ZA. Pagaralam, Labuhan Ratu, Sabtu (9/5/2026).
“Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugasnya,” kata Sigit kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Sigit menyebut, pemberian kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari Korps Bhayangkara atas pengabdian anggota yang gugur dalam tugas.
“Sebagai apresiasi dan penghormatan tertinggi dari institusi,” ujarnya.
Telah Dimakamkan
Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan dan pemakaman jenazah Bripka (Anumerta) Arya Supena, anggota Dit Intelkam Polda Lampung yang gugur dalam tugas.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung dan sejumlah Pejabat Utama Polda Lampung turut hadir dalam upacara penghormatan terakhir secara kedinasan, Sabtu (09/05/2026).
“Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan keberanian almarhum, institusi Polri memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Bripka Anumerta,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun dalam keterangannya, Minggu (10/5/2025).
Jenazah dilepas dari rumah duka dengan prosesi pemakaman kedinasan Polri yang dipimpin Direktur Intelkam Polda Lampung, Kombes Pol Efrizal, dihadiri keluarga, kerabat, serta rekan sejawat dari jajaran Polda Lampung.
Di tengah keheningan, tembakan salvo yang dilepaskan ke udara membuat isak tangis pecah. Seluruhnya memberikan penghormatan tertinggi bagi Bhayangkara sejati yang gugur dalam menjaga keamanan masyarakat.
Kejar Pelaku
Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur setelah tertembak timah panas dari pelaku pencurian sepeda motor sekitar pukul 05.30 WIB di Toko Yuzi Akmal, Jalan ZA. Pagaralam, Labuhan Ratu, Sabtu (9/5/2026).
Saat itu, Arya memergoki dua pria mencurigakan yang mencoba merusak kunci stang sepeda motor milik warga berinisial NM. Saat berusaha menegur dan menghentikan aksi tersebut, salah satu pelaku melepaskan tembakan jarak dekat yang mengenai kepala almarhum.
Almarhum sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan tindakan medis darurat, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak kritis.
“Kami pastikan tim gabungan akan menangkap pelaku. Polda Lampung saat ini melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku, mengumpulkan bukti di TKP serta memeriksa saksi-saksi,” ujar Yuni.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






