Mabes TNI Ungkap Tujuan Libatkan Akmil Jadi Pelatih Siswa Sekolah Rakyat
BeritaNasional.com - Mabes TNI mengungkap tujuan dari keterlibatan 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) menjadi pelatih bagi para siswa Sekolah Rakyat. Dengan tujuan sebagai program dalam membangun karakter.
“Tujuannya adalah membantu menumbuhkan nilai-nilai dasar kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, serta semangat cinta tanah air pada para siswa,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen Muhammad Nas dalam keteranganya, dikutip Selasa (30/6/2026).
Menurut Nas, peran taruna akmil sebagai pembentukan karakter para siswa akan berjalan sebagai pelatih pendamping bagi siswa untuk membiasakan sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Seperti hidup tertib dan disiplin, menjaga kerapian, berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam kelompok, serta menanamkan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila,” tuturnya.
Sebelumnya, keterlibatan Akmil ini sempat disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bahwa hal ini menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto. Dalam program ini, lima taruna akan bertanggung jawab untuk satu sekolah memberikan materi, seperti soal kerapian pakaian maupun kamar asrama.
"Nanti setelah ada skema ya antara Mabes TNI dengan Kemensos, di bawah Kemenhan, itu nanti rencananya di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna. Lima taruna yang akan membimbing, baik siswa maupun guru-gurunya dalam masalah kerapian," kata Agus Jabo dalam keteranganya, Sabtu (27/6/2026).
Agus Jabo menjelaskan, pembinaan ini penting dilakukan untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin dan rapi yang pelaksanannya melibatkan TNI.
"Karena memang kita butuh. Sejak awal Pak Menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf) itu justru untuk mendisiplinkan dari habitat lama ke habitat baru di Sekolah Rakyat itu memang butuh pembinaan,” terang dia.
“Dan sejak awal kita sudah minta sebetulnya ke TNI/Polri untuk ikut terlibat dalam proses pembinaan itu. Jadi kalau kemudian kedepan nanti kita melaksanakan ini ya enggak ada masalah, itu (sesuai) Inpres (Inpres Nomor 8 Tahun 2025)," sambungnya.
Sementara itu, Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R Sidiharta Wisnu Graha menyampaikan, pihaknya akan mengirimkan sebanyak kurang lebih 1.000 Taruna Tingkat 1 dan Tingkat 2 untuk melaksanakan pembinaan pembentukan karakter ini di 178 titik Sekolah Rakyat.
"Nanti kami siapkan seribu orang, itu termasuk pengasuhnya Taruna. Jadi nanti Taruna yang kami kirim itu Tingkat 1 dan Tingkat 2," ujar Wisnu.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






