Muslim Harus Tahu, Ini Rukun dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 13 Mei 2026 | 06:00 WIB
Ilustrasi tak ada kuota impor sapi hidup  (Beritanasional/Elvis)
Ilustrasi tak ada kuota impor sapi hidup (Beritanasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Idul Adha. Pada hari raya ini umat muslim dianjurkan untuk berkurban (sunnah muakkad). Dalam berkurban ada aturan penting yang harus ditaati dan dijalankan. Berikut tata cara dan aturan saat menyembellih hewan kurban. 

Penyembelihan hewan kurban harus memenuhi empat rukun

  1. Pekerjaan menyembelih (Dzabhu),
  2. Orang yang menyembelih (dzabih)
  3. Hewan yang disembelih
  4. Alat untuk menyembelih.

 

Syarat penyembelih

Orang Islam/orang yang halal dinikahi orang Islam

Bila hewannya ghoiru maqdur (tidak dapat dikendalikan), maka disyaratkan orang yang menyembelih adalah orang yang bisa melihat. Jika penyembelih merupakan orang yang buta, anak yang belum tamyiz dan orang yang mabuk, maka sembelihannya dihukumi makruh.

Dalam penyembelihan, penyembelih harus memotong hulqum (jalan napas) dan mari' (jalan makanan). Hal ini apabila hewannya maqdur/mampu disembelih dan dikendalikan.

Proses penyembelihan hewan kurban harus dilakukan dengan menghadap kiblat, baik penyembelihnya, maupun hewan kurban sembelihannya.


Proses penyembelihan

1. Membaca basmalah بِسْمِ اللهِ

Artinya, “Dengan nama Allah” Lebih sempurna  بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  “Bismillâhir rahmânir rahîm”

Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang” 

 

2. Baca shalawat untuk Rasulullah saw  اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad. 

Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

 

3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd

Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

 

4. Baca doa menyembelih  اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.” Doa di atas dipanjatkan oleh pekurbannya. Jika penyembelih membacakan untuk orang lain yang berkurban, maka kata minni diganti dengan menyebut nama pekurbannya, misalnya min Hasan. Sementara itu, dalam menyembelih kurban juga terdapat berbagai macam kesunnahan sebagai berikut.   Memotong wadajain (dua otot yang ada disamping kanan dan kiri) Menggunakan alat penyembelih yang tajam Membaca bismillah Membaca shalawat dan salam pada Nabi Muhammad. Karena menyembelih itu adalah tempat disyari'atkan untuk ingat pada Allah, maka juga disyari'atkan ingat pada Nabi. (NU online)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: