Kerbau Albino "Donald Trump" yang Gagal Dikurbankan
BeritaNasional.com - Seekor kerbau albino yang disebut sebagai "Donald Trump" gagal jadi hewan kurban pada Idul Adha di Bangladesh, Rabu (27/5/2026) kemarin, usai negosiasi pemerintah setempat yang membuat hewan viral ini dibawa dari pemiliknya.
Sebelumnya, pada Rabu kemarin, warga tengah berkumpul di Jijira khusus untuk melihat sekilas kerbau albino viral 'Donald Trump', tetapi sayangnya, kerbau itu telah dibawa pergi oleh pihak berwenang menjelang kurban Idul Adha yang direncanakan.
Menurut beberapa laporan yang dilansir Viory, kerbau viral itu telah dibawa ke kebun binatang, sementara beberapa pihak lain mengklaim bahwa hewan itu sedang dalam perjalanan kembali ke peternakan tempat ia dibesarkan, setelah baru-baru ini dibeli untuk dikurbankan.
Rekaman menunjukkan para warga yang datang lebih awal berkerumun di sekitar lokasi saat kerbau itu dituntun dengan tali dan dimuat ke dalam truk pickup, sebelum sebagian besar pengunjung tiba di area tersebut.
Pemilik kerbau, Moniruzzaman, mengatakan bahwa petugas tiba dan menginstruksikan kepadanya untuk menyerahkan hewan tersebut dan harga kerbau itu akan dibayarkan kembali padanya. Padahal, ia pun baru membeli hewan itu dari peternakan di Narayanganj beberapa hari sebelumnya.
"Kami telah diberitahu bahwa harga kerbau akan dibayar, atau hewan dengan nilai yang sama akan diberikan untuk kurban. Kami membawa kerbau itu dari peternakan di Narayanganj tiga hari yang lalu," jelasnya yang dikutip Jumat (29/5/2026).
Beberapa pengunjung berhasil melihat sekilas hewan viral yang dinamai seperti Presiden Amerika Serikat (AS) itu, sementara warga lainnya harus kecewa.
"Saya melihat di YouTube dan Facebook bahwa kerbau berwarna merah muda bernama Donald Trump dari Narayanganj telah datang ke sini. Itulah mengapa kami datang. Ketika kami tiba, kami melihat bahwa perwakilan pemerintah telah membawanya pergi," kata seorang pengunjung.
"Kami tidak bisa melihatnya karena pemerintah telah membawa kerbau itu pergi. Kami sangat gembira, dan anak-anak bahkan lebih tertarik. Kami ingin melihat apakah kerbau itu benar-benar mirip Donald Trump," tambah yang lain.
Sebelumnya, kerbau itu mendadak viral di seluruh Bangladesh karena jambul rambutnya yang pucat dan tidak biasa, yang oleh pengguna media sosial dibandingkan dengan gaya rambut Presiden AS Donald Trump.
Puluhan orang bahkan rela melakukan perjalanan setiap hari ke lokasi kerbau itu untuk melihat dan memotret hewan seberat 700 kilogram itu, yang diklasifikasikan sebagai 'spesies langka', dan videonya pun dengan cepat menyebar secara online.
Sebelumnya, kerbau itu dimiliki oleh Zia Uddin Mridha di Narayanganj, kerbau tersebut baru-baru ini dijual ke Moniruzzaman menjelang Idul Adha, saat umat Islam melakukan ibadah kurban, ritual pengorbanan hewan yang dilakukan setiap tanggal 10 Zulhijah.
Sumber: Viory
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 20 jam yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







