Cuaca Ekstrem Tutup Akses di Chili Utara, Sebagian Penduduk Terisolasi

Oleh: Kiswondari
Senin, 20 Juli 2026 | 23:31 WIB
Hujan lebat menyebabkan longsor dan memutus akses di Chili Utara, Minggu (19/7/2026). (BeritaNasional/Viory)
Hujan lebat menyebabkan longsor dan memutus akses di Chili Utara, Minggu (19/7/2026). (BeritaNasional/Viory)

BeritaNasional.com - Cuaca ekstrem berupa hujan yang sangat lebat menyebabkan kondisi darurat di Chili utara, di mana akses dan jalan tertutup. Seperti di komune Alto del Carmen, jurang yang longsor, penumpukan lumpur, dan longsoran batu yang menutup akses di beberapa daerah.

Melansir Viory pada Senin (20/7/2026), hujan lebat pada Minggu (19/7/2026) itu mengakibatkan jalan berlumpur, aliran air yang meluap, dan puing-puing di daerah yang terdampak di komune tersebut, sementara tim darurat bekerja untuk menilai kerusakan dan memulihkan akses.

Wali Kota Alto del Carmen Cristian Olivares menyampaikan, kondisi paling serius terjadi di Juntas de Valeriano, di mana satu orang masih hilang usai longsor salju di daerah pegunungan. Ia menjelaskan, cuaca buruk di wilayah Atacama telah menyebabkan sebagian penduduk terisolasi karena peningkatan aliran air melalui jurang dan aliran air.

"Semua orang terisolasi oleh jurang di waduk, di mana cukup banyak air yang jatuh, oleh karena itu, kotamadya secara umum berada dalam isolasi total," katanya.

Olivares menjelaskan, daerah-daerah komune lainnya, termasuk jurang Punta Negra, telah terdampak oleh lumpur dan puing-puing yang terbawa ke jalan.

"Semua jurang berada dalam situasi yang hampir sama, aktif, banyak lumpur di jalan, kami ingin mencapai beberapa tempat melalui darat tetapi sangat sulit," jelasnya.

Atas kondisi ini, tim darurat terus memantau di berbagai titik, sementara upaya terus dilakukan untuk memulihkan konektivitas dan membantu keluarga yang terdampak. Pihak otoritas setempat juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca mempersulit operasi bantuan, terutama di daerah dataran tinggi.

Terlepas dari keadaan darurat, penduduk Alto del Carmen juga menyoroti pentingnya hujan untuk pemulihan air lembah dan aktivitas pertanian.

Sementara itu, salah satu penduduk, Enrique Gonzalez, mengatakan bahwa hujan telah ditunggu-tunggu oleh para petani setempat.

"Sudah lama tidak hujan dan hujan sangat dibutuhkan agar waduk pulih karena setelah itu orang-orang mengeluh karena mereka memiliki pertanian, dan itu penting untuk lembah ini," ujarnya.

Otoritas setempat bersama dengan badan-badan penanggulangan bencana juga terus memantau situasi sementara penilaian kerusakan, operasi pencarian, upaya bantuan, dan pekerjaan pembersihan jalan masih berlangsung.

Sumber: Viorysinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: