Kebakaran Maut Hanguskan Rumah di Tanjung Priok Jakut, Telan 4 Korban Jiwa

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 13 Mei 2026 | 11:38 WIB
Kebakaran hanguskan rumah di Tanjung Priok, Jakut. (Foto/Istimewa)
Kebakaran hanguskan rumah di Tanjung Priok, Jakut. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Kebakaran melanda rumah tinggal di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), turut memakan korban. Ada empat penghuni rumah meninggal dunia pada kebakaran Rabu (13/5/2026) dini hari.

Mereka masing-masing berinisial B (78), KB (77), PM (55), dan NP (50) yang diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar melahap lantai dua rumah hingga merambat ke seluruh sisi rumah.

"Data korban jiwa, meninggal empat orang. Iya, 2 orang di kamar atas, 2 di kamar bawah," tutur Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara Gatot Sulaeman dalam keterangan resminya.

Selain korban tewas, dua orang berinisial L (22) dan E (27) yang berhasil selamat saat ini mengalami syok usai insiden kebakaran tersebut. Mereka berhasil diselamatkan saat petugas menyusuri teriakan minta tolong dari dalam rumah.

"Nah, pas anggota mau naik, ada teriakan minta tolong, nah anggota turun lagi masuk lagi menyusuri ruang tamu ke arah suara. Ternyata ada dua orang itu kondisi lemas, nah dibawa keluar," ujarnya.

"Dua orang itu pembantu, dia keluar lewat pintu belakang. Atas ada tangga melingkar, nah dia turun dari situ, karena kan dia informasinya itu dia pembantu, tidur di kamar atas bagian belakang dan dia akses dapur ada tangga muter itu," katanya.

Sementara itu, sebelum petugas damkar tiba, ternyata petugas keamanan setempat sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR. Namun, selama satu jam berlangsung, upaya pemadaman itu gagal karena kobaran api terus membesar.

"Tidak berhasil akhirnya security mendatangi Pos Pemadam Sunter Podomoro untuk meminta bantuan penanganan," tutur Gatot.

Hingga akhirnya, total sembilan unit mobil pemadam kebakaran beserta 45 personel diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Setelah berjibaku kurang lebih lebih dari satu jam, akhirnya api berhasil dikendalikan.

Petugas memadamkan api pada pukul 05.25 WIB. Proses pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 06.20 WIB. Selain menelan korban jiwa, kebakaran tersebut juga menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp855 juta.

"Dugaan penyebab fenomena listrik," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: