Jaga Privasi Pengguna, WhatsApp Luncurkan Mode Penyamaran untuk Meta AI

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi mode penyamaran WhatsApp untuk Meta AI. (Foto/doc WhatsApp)
Ilustrasi mode penyamaran WhatsApp untuk Meta AI. (Foto/doc WhatsApp)

BeritaNasional.com - Meta kembali memperkuat aspek privasi pada platform pesan instan populernya, WhatsApp. 

Raksasa teknologi ini resmi mengumumkan fitur baru yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan chatbot Meta AI secara anonim melalui Mode Penyamaran (Incognito).

Dengan fitur ini, setiap obrolan yang dilakukan diklaim berada dalam lingkungan yang sangat aman dan tidak dapat diintip oleh siapa pun, termasuk pihak Meta sendiri.

Pesan Langsung Terhapus Otomatis

Berbeda dengan obrolan AI biasa yang tersimpan dalam riwayat, sesi penyamaran ini memiliki karakteristik yang jauh lebih ketat:

  • Tanpa Riwayat: Pesan akan hilang secara otomatis segera setelah jendela obrolan ditutup.
  • Kehilangan Konteks: Sesi akan berakhir jika pengguna menutup aplikasi atau mengunci ponsel. Meta AI tidak akan mengingat apa pun dari percakapan tersebut setelah sesi berakhir.
  • Akses Mudah: Pengguna cukup mengetuk ikon baru di dalam jendela obrolan Meta AI untuk memulai mode privat ini.

VP Produk WhatsApp Alice Newton-Rex menjelaskan langkah ini diambil karena semakin banyak orang yang curhat atau menanyakan hal-hal sensitif kepada AI, mulai masalah keuangan, kesehatan, hingga saran personal.

"Kami merasa sangat penting untuk memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan pribadi ini seprivat mungkin," ujar Newton-Rex.

Fitur ini didukung oleh infrastruktur pemrosesan pribadi canggih yang dikembangkan Meta agar fitur AI tidak merusak sistem enkripsi end-to-end khas WhatsApp. 

Secara teknis, mode penyamaran ini ditenagai oleh model AI terbaru, Muse Spark, yang baru saja dirilis bulan lalu.

Bocoran Fitur Side Chat

Tak berhenti di situ, Meta juga tengah menyiapkan fitur bertajuk Side Chat. Nantinya, pengguna bisa memanggil Meta AI di dalam obrolan grup untuk bertanya secara pribadi. 

Jawaban dari AI hanya akan terlihat oleh si pengguna tanpa diketahui oleh anggota grup lainnya, solusi praktis agar pengguna tidak perlu repot copy-paste teks ke jendela obrolan terpisah.

Tren AI yang Mengutamakan Privasi

Langkah Meta ini menyusul kompetitor seperti ChatGPT dan Claude yang sudah lebih dulu menawarkan mode serupa. 

Isu privasi memang tengah menjadi sorotan tajam, terutama setelah munculnya peringatan hukum bahwa riwayat obrolan dengan AI bisa saja dijadikan bukti dalam proses pengadilan.

Fitur mode penyamaran ini dijadwalkan akan meluncur secara bertahap di aplikasi WhatsApp dan aplikasi mandiri Meta AI dalam beberapa bulan ke depan.

Sumber: TechCrunchsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: