Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Arus Kendaraan di GT Cikampek Utama Melonjak

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 15 Mei 2026 | 02:00 WIB
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Arus Kendaraan di GT Cikampek Utama Melonjak. (Foto/Jasamarga)
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Arus Kendaraan di GT Cikampek Utama Melonjak. (Foto/Jasamarga)

BeritaNasional.com - PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat peningkatan volume lalu lintas selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pada Rabu, 13 Mei 2026, sebanyak 38.676 kendaraan tercatat melintas menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan peningkatan volume kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa masih terjadi hingga Kamis pagi. Jumlah tersebut meningkat 42,92 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang mencapai 27.061 kendaraan.

“Peningkatan volume lalu lintas menuju wilayah Timur Trans Jawa masih terlihat hingga pagi hari ini. Pada Kamis, 14 Mei 2026, rekayasa lalu lintas contraflow sempat diberlakukan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek, dimulai dari KM 55 pada pukul 08.11 WIB dan kemudian diperpanjang dari KM 47 hingga KM 65 pada pukul 09.25 WIB. Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian dan akan terus dievaluasi menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan,” ujar Ria dalam keterangannya, Jumat (14/5/2026).

Selain rekayasa lalu lintas, PT JTT juga melakukan optimalisasi layanan transaksi di GT Cikampek Utama untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

“Untuk mendukung kelancaran transaksi, JTT juga sempat mengoptimalkan kapasitas layanan di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan mengoperasikan 17 gardu arah Palimanan dan 13 gardu arah Jakarta. Saat ini, konfigurasi gardu telah dinormalisasi menjadi masing-masing 15 gardu arah Palimanan dan 15 gardu arah Jakarta,” jelas Ria.

Sementara itu, kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 28.094 kendaraan atau naik 9,03 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 25.768 kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di wilayah Jawa Tengah, kendaraan menuju Semarang melalui Gerbang Tol Kalikangkung tercatat sebanyak 20.408 kendaraan atau naik 31,44 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara kendaraan yang meninggalkan Semarang mencapai 14.770 kendaraan atau naik 5,01 persen.

Sedangkan di Gerbang Tol Banyumanik, arus kendaraan menuju Solo mencapai 27.828 kendaraan atau meningkat 37,67 persen dibandingkan lalu lintas normal. Untuk arah Jakarta, tercatat 19.689 kendaraan atau naik 19 persen.

Di wilayah Jawa Timur, volume kendaraan menuju Surabaya melalui Gerbang Tol Warugunung tercatat sebanyak 21.490 kendaraan atau meningkat 12,56 persen. Sementara kendaraan menuju Jakarta mencapai 22.705 kendaraan atau naik 25,47 persen.

Kemudian di Gerbang Tol Kejapanan Utama, sebanyak 25.310 kendaraan menuju Malang atau naik 19,74 persen. Sedangkan kendaraan menuju Surabaya tercatat 24.009 kendaraan atau meningkat 0,69 persen.

Adapun di Gerbang Tol Singosari, kendaraan menuju Malang mencapai 14.624 kendaraan atau naik 22,84 persen. Sementara arah Surabaya tercatat 12.722 kendaraan atau meningkat 20,72 persen dibandingkan kondisi normal.

PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum bepergian.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: