Daftar Peringatan Bersejarah dan Unik Tanggal 19 Mei

Oleh: Kiswondari
Senin, 18 Mei 2026 | 17:58 WIB
Peringatan 19 Mei - Hari Korps Cacat Veteran Indonesia (Para veteran cacat Indonesia). (BeritaNasional/Dilmil Padang)
Peringatan 19 Mei - Hari Korps Cacat Veteran Indonesia (Para veteran cacat Indonesia). (BeritaNasional/Dilmil Padang)

BeritaNasional.com - Setiap tanggal mencatatkan kisah dan sejarahnya yang memberi arti bagi kehidupan di masa kini. Terdapat banyak peristiwa bersejarah dan peringatan pada 19 Mei yang diperingati secara nasional maupun internasional, baik yang bersejarah dan unik. Mulai dari Hari Korps Cacat Veteran Indonesia, Peringatan Pendudukan Gedung DPR/MPR, Hari Dokter Keluarga Sedunia, Hari Penyakit Radang Usus Sedunia, Upacara Cahaya Lilin AIDS Internasional, Hari Pengujian Hepatitis, Hari Kesadaran HIV/AIDS Asia Pasifik, hingga Hari Peringatan Ataturk, Pemuda dan Olahraga.

Berikut adalah daftar peringatan 19 Mei yang dirangkum BeritaNasional dari berbagai sumber:

1. Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
Hari Korps Cacat Veteran Indonesia dirayakan secara nasional setiap 19 Mei, untuk menghormati jasa para veteran pejuang, meningkatkan kepedulian sosial terhadap kesejahteraan mereka, serta memastikan hak-hak dan tunjangan para veteran penyandang cacat terpenuhi dengan baik.
 
Peringatan ini merujuk pada pendirian Pusat Pendidikan Korps Penyandang Cacat di Yogyakarta pada tahun 1949. Lembaga ini dibentuk untuk membantu para pejuang kemerdekaan yang mengalami cacat fisik maupun mental akibat peperangan melawan penjajah. Pemerintah kemudian meresmikan wadah ini sebagai apresiasi nyata atas pengorbanan mereka.

Pada peringatan ini, biasanya diadakan upacara atau ziarah ke Taman Makam Pahlawan, pemberian santunan, bantuan fasilitas medis, atau kursi roda bagi veteran, hingga menyelenggarakan silaturahmi nasional bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

2. Peringatan Pendudukan Gedung DPR/MPR oleh Mahasiswa (Sejarah Reformasi Indonesia)
Tanggal 19 Mei juga diperingati sebagai Hari Pendudukan Gedung DPR/MPR oleh Mahasiswa saat masa Reformasi, yang berlangsung sejak 18 Mei. Peringatan ini bertujuan untuk mengenang momentum titik balik demokrasi Indonesia, merefleksikan nilai-nilai reformasi, serta merawat ingatan publik atas perjuangan melawan otoritarianisme.

Menurut sejarah, pada 19 Mei 1998, gelombang unjuk rasa mahasiswa mencapai puncaknya ketika puluhan ribu mahasiswa dari berbagai universitas berhasil masuk dan menduduki Gedung DPR/MPR RI di Jakarta. Aksi yang telah berlangsung sejak 18 Mei ini dipicu oleh krisis moneter hebat, maraknya KKN, serta tewasnya mahasiswa dalam Tragedi Trisakti beberapa hari sebelumnya. Peristiwa ini menjadi penentu runtuhnya rezim Orde Baru dua hari kemudian (21 Mei 1998).

3. Hari Dokter Keluarga Sedunia (World Family Doctor Day)
Hari Dokter Keluarga Sedunia juga diperingati setiap tanggal 19 Mei, bertujuan untuk mengakui dan menghargai peran penting dokter keluarga dalam sistem layanan kesehatan global, di mana mereka menjadi garda terdepan penanganan kesehatan yang berkelanjutan dan komprehensif bagi masyarakat.

Peringatan ini pertama kali dideklarasikan oleh World Organization of Family Doctors (WONCA) pada tahun 2010 dalam pertemuan dewan dunia di Cancun, Meksiko.

4. Hari Penyakit Radang Usus Sedunia (World IBD Day)
Hari Penyakit Radang Usus juga diperingati setiap tanggal 19 Mei, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia mengenai tantangan hidup para penyandang IBD serta mendorong pendanaan riset medis untuk menemukan obatnya.

Peringatan ini dicetuskan pada tahun 2010 oleh organisasi payung pasien IBD (Inflammatory Bowel Disease) yang mencakup negara-negara Eropa, Amerika Serikat, Australia, hingga Asia. Penyakit ini meliputi Crohn's disease dan Ulcerative Colitis yang menyerang saluran pencernaan kronis.

5. Upacara Cahaya Lilin AIDS Internasional (International AIDS Candlelight Memorial)
Upacara Cahaya Lilin AIDS Internasional diperingati pada 19 Mei, peringatan ini bertujuan untuk mengenang para korban yang telah meninggal dunia akibat AIDS, meruntuhkan stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV), serta menyatukan komunitas global dalam komitmen pencegahan HIV.

Peringatan ini pertama kali digagas pada tahun 1983 oleh sekelompok orang yang terdampak HIV di San Francisco, Amerika Serikat. Pada masa itu, belum ada obat penjinak virus (ARV) dan stigma sosial sangat kejam. Gerakan menyalakan lilin ini berkembang menjadi salah satu kampanye kesadaran akar rumput terbesar di dunia.

6. Hari Pengujian Hepatitis (Hepatitis Testing Day)
Tanggal 19 Mei juga diperingati sebagai Hari Pengujian Hepatitis di Amerika Serikat (AS), yang bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk proaktif melakukan skrining darah guna mendeteksi infeksi hepatitis sedini mungkin agar dapat segera ditangani secara medis.

Diinisiasi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) bersama lembaga kesehatan global. Langkah ini diambil karena data medis menunjukkan jutaan orang di dunia hidup dengan Hepatitis B atau C kronis selama bertahun-tahun tanpa menunjukkan gejala, hingga akhirnya berkembang menjadi sirosis atau kanker hati.

7. Hari Kesadaran HIV/AIDS Warga Asia Pasifik (National Asian & Pacific Islander HIV/AIDS Awareness Day)
Hari Kesadaran HIV/AIDS Warga Asia dan Kepulauan Pasifik juga diperingati setiap 19 Mei, bertujuan untuk menghapus stigma HIV di kalangan etnis Asia dan Kepulauan Pasifik serta memastikan mereka mendapatkan akses pemeriksaan dan perawatan kesehatan yang setara.

Peringatan ini pertama kali diluncurkan oleh The Banyan Tree Project pada tahun 2005 untuk menyoroti masalah kesehatan spesifik yang dihadapi oleh komunitas keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik (AAPI). Komunitas ini sering kali enggan mencari perawatan medis atau melakukan tes HIV karena benturan budaya dan besarnya rasa tabu/malu dalam keluarga.

8. Hari Peringatan Atatürk, Pemuda dan Olahraga
Hari Peringatan Atarurk, Pemuda dan Olahraga dirayakan setiap 19 Mei di Turki. Bertujuan untuk merayakan kedaulatan nasional Turki, menghormati warisan kepemimpinan Atatürk, serta membakar semangat nasionalisme dan kebugaran fisik generasi muda.

Pada 19 Mei 1919, Mustafa Kemal Atatürk mendarat di kota pelabuhan Samsun untuk memimpin perjuangan kemerdekaan Turki melawan pasukan Sekutu pasca-Perang Dunia I. Momen krusial ini dianggap sebagai awal mula berdirinya Republik Turki modern. Atatürk kemudian mendedikasikan tanggal ini khusus untuk para pemuda yang ia nilai sebagai penjaga masa depan bangsa.

Demikian rangkuman informasi tentang daftar peringatan 19 Mei, sebagai pengingat bahwa setiap peristiwa bisa menjadi momen berharga untuk dirayakan.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: