MPR RI Batalkan Lomba Cerdas Cermat Ulang di Kalbar Setelah Terima Aspirasi Sekolah
BeritaNasional.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI membatalkan penyelenggaraan ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kalimantan Barat. Keputusan itu diambil setelah SMAN 1 Pontianak bertemu MPR pada 14 Mei 2026, untuk menyampaikan penolakan pertandingan ulang.
Pada 15 Mei 2026, SMAN 1 Sambas juga menyampaikan penolakan serupa kepada MPR.
"Mereka sama-sama mendukung untuk tidak perlu ada lomba ulang," ujar Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Mendengarkan pernyataan sikap dari kedua sekolah, akhirnya pimpinan MPR menggelar rapat kembali. Pimpinan MPR memutuskan menerima penolakan pertandingan ulang tersebut.
"Dan hari ini kita rapat, tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan kedua sekolah ini," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menjelaskan masalah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Pimpinan MPR telah mengambil sejumlah keputusan atas evaluasi masalah yang terjadi dalam Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat. Keputusan pertama adalah menggelar ulang Lomba Cerdas Cermat di Kalbar pada waktu secepatnya.
"Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Hasil evaluasi kedua, pimpinan MPR RI akan memastikan juri yang ditunjuk adalah juri independen.
"Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen," ujar Muzani.
Ketiga, pimpinan MPR akan langsung mengawasi jalannya lomba tersebut dari awal sampai akhir.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta lomba yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pandangan, kebebasan berbicara, dan menyampaikan protes atas ketidakpuasannya, dan kami mendengar itu sebagai sebuah cara untuk melatih mereka menjadi contoh demokrasi yang baik," jelasnya.
PERISTIWA | 13 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






