Di Ambang Juara Super League, Persib Diminta Tak Jemawa Hadapi Persijap

Oleh: Tarmizi Hamdi
Selasa, 19 Mei 2026 | 18:40 WIB
Para penggawa Persib Bandung berselebrasi saat melawan Madura United. (Foto/persib.co.id)
Para penggawa Persib Bandung berselebrasi saat melawan Madura United. (Foto/persib.co.id)

BeritaNasional.com - Persib Bandung kini berada di ambang sejarah besar. Klub berjuluk Pangeran Biru tersebut hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Persijap Jepara untuk mengunci gelar juara BRI Super League 2025/2026. 

Jika berhasil, ini akan menjadi trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ketiga yang diraih Persib secara beruntun dalam tiga musim terakhir.

Laga krusial yang diprediksi bakal menyedot perhatian publik ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026). 

Pesta juara dipastikan bakal langsung bergemuruh di hadapan publik sendiri jika Persib mampu mengamankan poin.

Asisten Pelatih Persib Igor Tolic meminta anak asuhnya untuk menjaga momentum positif ini. 

Pada laga sebelumnya melawan PSM Makassar, Marc Klok dan kawan-kawan sukses menunjukkan mentalitas pantang menyerah hingga menit akhir. Tolic menegaskan meski satu tangan Persib sudah menyentuh trofi, misi mereka belumlah usai.

“Saya harap kami bisa mempertahankan ini di pertandingan berikutnya (vs Persijap) karena ini belum selesai. Seperti yang saya katakan juga kemarin, ini tidak akan selesai sampai akhir. Jadi, saya berharap kami bisa meraih hasil yang baik di pertandingan berikutnya dan menjuarai liga,” kata Tolic yang dikutip dari laman resmi i.league pada Selasa (19/5/2026).

Umuh Muchtar Ingatkan Tanda Berbahaya

Di sisi lain, manajemen klub bergerak cepat untuk meredam potensi overconfidence. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mewanti-wanti para pemain agar tidak larut dalam euforia yang berlebihan.

Pria yang akrab disapa Wak Haji ini mengingatkan bahwa sepak bola penuh dengan kejutan, dan kelengahan kecil bisa berakibat fatal.

“Saya juga bilang kepada para pemain, semua jangan dulu euforia karena kita belum selesai. Walaupun ini sudah 90 persen atau 99 persen, kita masih ada tanda berbahaya. Tanda berbahaya kalau kita kalah itu sangat fatal ya,” sebut Umuh.

Skenario buruk memang masih bisa terjadi. Persib bisa saja gagal angkat piala jika tergelincir kekalahan dari Persijap, sementara di pertandingan lain sang rival, Borneo FC, berhasil memetik kemenangan penuh atas Malut United.

Karena itu, Umuh menegaskan bahwa target Persib di laga pamungkas nanti bukan sekadar bermain aman mencari hasil imbang, melainkan poin penuh.

“Kalau draw tidak ada masalah. Tapi, saya tidak mengharapkan draw. Tetap harus dilibas dan tetap anak-anak memberikan permainan yang luar biasa dan enak ditonton untuk Bobotoh,” tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: