Jalen Brunson Bersinar saat Knicks Empaskan Cavaliers di Game 1 Final Wilayah Timur
BeritaNasional.com - Jalen Brunson kembali membuktikan diri sebagai pahlawan sejati bagi New York Knicks. Di saat timnya tampak buntu dan berada di ambang kekalahan, guard andalan New York ini menyuguhkan aksi magis di kuarter keempat dan babak perpanjangan waktu (overtime) untuk membungkam Cleveland Cavaliers dalam Game 1 Final Konferensi Timur NBA 2026.
Knicks sempat tertinggal jauh hingga 22 poin di paruh akhir pertandingan. Ketika para pendukung di Madison Square Garden mulai patah arang dan bersiap untuk pulang, Brunson menolak menyerah.
Pemain bertinggi badan 185 cm itu tampil kesurupan dengan menggelontorkan 17 poin dari total 38 poinnya malam itu hanya di masa-masa kritis tersebut.
"Mereka boleh saja pulang duluan kalau mau," ujar Brunson usai pertandingan yang dikutip dari laman resmi NBA pada Rabu (20/5/2026).
Brunson tampil sangat dominan lewat variasi serangan mematikan: step-back jumper, layup dengan tangan kiri andalannya, hingga tembakan tiga angka krusial. Efektivitasnya luar biasa. Ia berhasil melesakkan 8 dari 10 tembakan di kuarter keempat dan babak overtime.
Performa ini berbanding terbalik dengan dua bintang Cavaliers, James Harden dan Donovan Mitchell.
Di periode yang sama, duet maut Cavs tersebut justru mejan dengan hanya memasukkan 1 dari 10 tembakan dan cuma menyumbang satu poin.
Keputusan pelatih Cavs menugaskan Harden untuk menjaga Brunson di menit-menit akhir terbukti fatal. Pergerakan lateral Harden yang melambat membuatnya mati kutu menghadapi kecepatan Brunson.
"Bukan rahasia lagi kalau kami memang mengincar dia (Harden)," kata Pelatih Knicks Mike Brown.
Keberhasilan Knicks membalikkan keadaan juga tak lepas dari rentetan poin (run) 30-8. Uniknya, di tengah gempuran tersebut, Cavaliers dinilai melakukan blunder karena hanya meminta satu kali time-out, membiarkan momentum kemenangan menguap begitu saja.
Selama ini, muncul skeptisisme di NBA apakah tim yang dimotori oleh point guard bertubuh konvensional mampu melaju hingga menjadi juara di era modern.
Brunson kini perlahan mendobrak mitos tersebut, menyusul jejak sukses yang pernah ditorehkan Stephen Curry.
Dampak instan Brunson sejak mendarat di New York bahkan mulai disejajarkan dengan legenda hidup Patrick Ewing.
Di bawah kepemimpinannya, Knicks kini mencicipi Final Wilayah Timur berturut-turut, sebuah pencapaian yang gagal diraih bintang-bintang besar New York sebelumnya seperti Carmelo Anthony.
"Kami tidak akan berada di posisi ini jika Jalen tidak bermain layaknya kandidat MVP liga," puji Mike Brown.
Meskipun Karl-Anthony Towns menjadi nama besar di skuad, malam itu mempertegas bahwa Brunson adalah ruh permainan Knicks. Dukungan dari rekan setim seperti OG Anunoby, Landry Shamet, dan Mikal Bridges di momen krusial semakin melengkapi kemenangan epik ini.
Dengan hasil ini, Knicks memimpin 1-0 di Final Wilayah Timur dan hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk mengunci tiket ke Final NBA pertama mereka sejak 1999.
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
HUKUM | 22 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 20 jam yang lalu






