Waspada PMK dan Antraks, Pemeriksaan Hewan Kurban di Jaktim Digencarkan

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 26 Mei 2026 | 03:00 WIB
Warga melihat sapi yang dijual di lapak penjualan hewan kurban. (Beritanasioanal.com/Oke Atmaja)
Warga melihat sapi yang dijual di lapak penjualan hewan kurban. (Beritanasioanal.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur mengintensifkan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah lokasi penampungan dan penjualan. Hingga Senin (25/5), sebanyak 19.377 hewan kurban telah diperiksa kelayakan dan kesehatannya.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Theresia Elita mengatakan, belasan ribu hewan kurban tersebut diperiksa di 202 lokasi tempat penjualan dan penampungan.

“Pemeriksaan hewan kurban ini dilakukan sejak 27 April 2026 dan akan berlangsung hingga 26 Mei besok,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Theresia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan layak sesuai syariat Islam.

“Upaya ini juga bertujuan mencegah penyebaran penyakit hewan, seperti penyakit mulut dan kuku (PMK), antraks, dan lainnya,” terangnya.

Ia merinci, dari total 19.377 ekor hewan yang telah diperiksa, terdiri dari 8.136 ekor sapi, satu kerbau, 9.341 kambing, dan 1.901 domba.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 127 ekor sapi dan 45 kambing dalam kondisi sakit,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil diagnosis tim kesehatan hewan, kondisi tersebut diduga akibat kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari sejumlah daerah pemasok hewan kurban.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, hewan kurban yang sakit dipisahkan, kami berikan vitamin, dan dilakukan penanganan kesehatan agar kondisi hewan dapat segera pulih sebelum Idul Adha,” tandasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: