Menlu Sebut Kunjungan Prabowo ke Paris Sempat Tertunda Sejak April

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjalan di karpet merah saat tiba di Paris, Prancis. (Foto/BPMI)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjalan di karpet merah saat tiba di Paris, Prancis. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis merupakan undangan resmi dari Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sempat tertunda.

Seperti diketahui, Prabowo tiba di Prancis pada Selasa (26/5/2026) pagi waktu setempat. Presiden juga sempat menunaikan salat Idul Adha bersama para WNI di Wisma Indonesia, Paris.

"Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda," kata Sugiono kepada wartawan, dikutip Kamis (28/5/2026).

Sugiono menjelaskan, Presiden Prabowo seharusnya melakukan kunjungan balasan pada April lalu. Namun, waktu tersebut tidak memungkinkan untuk direalisasikan.

"Jadi waktu itu, kalau tidak salah, pada bulan April kunjungan yang diharapkan dilaksanakan. Namun, waktu saat itu tidak cocok," ujar Sugiono.

"Dan pada saat kunjungan Presiden kita ke Paris itu juga dalam pertemuan kedua kepala negara waktu itu, Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini," tambahnya.

Menurut Sugiono, kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk pemenuhan undangan yang sudah diajukan dua kali serta kunjungan balasan atas lawatan Presiden Macron ke Indonesia.

"Jadi karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua beliau, Pak Presiden, memenuhi undangan ini dan hadir di Paris dalam rangka kunjungan kenegaraan tersebut sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Presiden Macron ke Indonesia," tandasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: