Cetak Sejarah Hattrick Juara, Bojan Hodak Buka-bukaan soal Tantangan Berat di Persib

Oleh: Tarmizi Hamdi
Kamis, 28 Mei 2026 | 12:15 WIB
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (Foto/Persib.co.id)
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (Foto/Persib.co.id)

BeritaNasional.com - Persib Bandung baru menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola tanah air.

Klub berjuluk Pangeran Biru ini resmi menjadi tim pertama yang berhasil meraih gelar juara tiga kali secara beruntun (hattrick) di kompetisi kasta tertinggi sejak era Liga Indonesia dimulai.

Di balik kesuksesan fantastis ini, ada tangan dingin Bojan Hodak.

Pelatih asal Kroasia tersebut sukses membawa Persib ke puncak kejayaan sebelum posisinya digantikan oleh sang asisten, Igor Tolic, mulai musim depan.

Melewati tiga tahun yang penuh dinamika, Hodak mengungkap perjalanan emosionalnya bersama Persib.

Kunci Sukses: Kerja Kolektif dan Keharmonisan Tim

Hodak menegaskan pencapaian luar biasa ini bukanlah kerja individu, melainkan buah dari kerja keras kolektif. Ia merasa beruntung karena dikelilingi oleh orang-orang yang solid sejak pertama kali menginjakkan kaki di Bandung.

"Saya beruntung saat pertama kali tiba di sini, saya menemukan sekelompok orang yang sangat baik di dalam klub. Tiba-tiba semua orang mulai bekerja sama dan begitulah cara kami memenangkan trofi pertama dan kedua," ujar Hodak yang dikutip dari laman resmi klub pada Kamis (28/5/2026).

Musim Ketiga yang Penuh Drama dan Perombakan

Meski terlihat mulus, Hodak tak menampik bahwa musim ketiganya berjalan sangat berat.

Persib harus merombak skuad secara besar-besaran dengan mengganti 23 dari total 31 pemain mereka.

Tantangan kian runyam karena para pesaing terdekat seperti Borneo FC dan Persija Jakarta melakukan investasi besar-besaran untuk menjegal Persib.

"Tahun terakhir ini benar-benar sulit bagi kami. Menghasilkan pencapaian seperti ini lagi di tengah ketatnya investasi besar dari kompetitor adalah sesuatu yang fantastis. Saya sangat senang kami bisa mengumpulkan poin terbanyak dalam tiga tahun ini," tuturnya.

Pujian untuk Bobotoh: Klub Ini Jauh Lebih Besar dari Siapa pun

Bicara soal Persib tidak akan lepas dari Bobotoh. 

Hodak mengakui basis suporter yang fanatik menjadi alasan utama mengapa Persib menyandang status sebagai salah satu klub terbesar di Asia Tenggara.

Namun, ia mengingatkan bahwa roda klub akan selalu berputar.

"Klub ini lebih besar daripada pelatih manapun atau pemain manapun. Akan selalu ada pemain dan pelatih baru, namun klub akan tetap terus berjalan dengan baik," ucapnya.

Secara khusus, Hodak mengapresiasi kedewasaan Bobotoh pada laga terakhir. Atmosfer stadion yang kondusif tanpa ada cerawat (flare) maupun aksi masuk ke lapangan (pitch invasion) dinilai sebagai contoh buruk yang mulai ditinggalkan demi sepak bola Indonesia yang ramah keluarga.

Menatap musim depan, Hodak memperingatkan bahwa status juara bertahan tiga kali berturut-turut akan membuat Persib menjadi target utama semua tim. 

"Tekanannya akan lebih besar. Ketika Anda menang tiga kali, semua orang pasti punya motivasi ekstra untuk mengalahkan Anda. Itu normal, tapi saya yakin klub ini mampu mengatasinya."

Menatap Peran Baru sebagai Penasihat Teknik

Setelah melepas kursi pelatih kepala, Hodak kini mengemban tugas baru sebagai Penasihat Teknik Persib. 

Untuk sementara, ia memilih rehat sejenak dari pinggir lapangan karena alasan pribadi.

Meski begitu, komitmennya untuk Pangeran Biru tidak pudar.

"Saya masih butuh sedikit istirahat karena alasan pribadi. Tapi, saya akan tetap berada di sekitar sini dan siap membantu memberikan saran atau masukan kapan pun manajemen membutuhkan sesuatu, terutama pada aspek-aspek yang masih bisa ditingkatkan," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: