Khofifah Optimistis Jatim Bisa Raih Swasembada Gula Lebih Cepat

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Jumat, 29 Mei 2026 | 01:30 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto/Ist)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis Jawa Timur (Jatim) mampu mencapai target swasembada gula konsumsi nasional lebih cepat melalui peningkatan produktivitas tebu dan optimalisasi penggilingan pabrik gula di daerah itu.

"Alhamdulillah, target nasional yang diharapkan adalah swasembada gula konsumsi. Maka yang harus terus diperkuat adalah produktivitas dan luas lahan, khususnya di Jatim," kata Khofifah saat meninjau proses produksi gula di Pabrik Gula (PG) Ngadirejo, Kabupaten Kediri.

Dalam kunjungannya, Khofifah melihat langsung proses pembongkaran tebu dari truk pengangkut, penggilingan, penyaringan nira, pengkristalan hingga pengemasan gula.

Aktivitas pabrik tampak padat dengan antrean truk tebu yang terus berdatangan sejak pagi untuk memasok kebutuhan giling.

Menurut dia, tingginya aktivitas pengiriman tebu menunjukkan antusiasme petani sekaligus meningkatnya produktivitas musim panen tahun ini.

"Insya Allah antrean ini segera terurai karena beberapa pabrik gula lain juga mulai melakukan penggilingan. Jadi proses perbaikan di berbagai lini terus dilakukan supaya ritme produksi bisa semakin baik," ujarnya.

PG Ngadirejo merupakan unit usaha milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dengan kapasitas penggilingan terpasang mencapai 7.000 ton cane per day (TCD). Pada musim giling 2025, pabrik tersebut mencatat penggilingan sebanyak 10.676.262 kuintal tebu.

Khofifah mengatakan, kapasitas penggilingan yang besar harus diikuti peningkatan kualitas produksi, terutama melalui penguatan rendemen gula.

"Yang diharapkan tentu peningkatan rendemen. Insya Allah musim giling sekarang ini sudah bisa mencapai 8,5 persen. Artinya sudah ada peningkatan dibanding sebelumnya," katanya.

Kontribusi Jawa Timur terhadap produksi gula nasional saat ini mencapai 51 persen. Pada 2025, produksi gula kristal putih Jawa Timur tercatat mencapai 1.343.995 ton atau tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Jumlah tersebut melampaui produksi gula Provinsi Lampung sekitar 663.198 ton dan Jawa Tengah sekitar 344.243 ton.

Berdasarkan publikasi Outlook Tebu/Gula 2025 Direktorat Jenderal Perkebunan, rata-rata produksi gula Jawa Timur selama periode 2021-2025 mencapai 1,185 juta ton per tahun sehingga menempatkan provinsi itu sebagai kontributor terbesar produksi gula nasional.

Khofifah juga mengapresiasi sinergi petani tebu, pabrik gula, sektor perkebunan dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas produksi gula nasional.

"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petani tebu, pabrik gula, sektor perkebunan serta seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi menjaga produktivitas dan stabilitas gula nasional. Semangat kolaborasi ini menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan swasembada gula nasional tahun 2026 ini," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara Mahmudi optimistis target swasembada gula nasional dapat tercapai pada akhir 2026.

“Bahkan untuk produktivitas tebu di Jawa Timur tahun ini meningkat 1,5 juta ton dari tahun sebelumnya, kami berharap PG Ngadiredjo menjadi pilar swasembada gula nasional,” katanya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: