Ledakan Besar Guncang Sidon, Israel Dituding Serang Wilayah Sipil

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 29 Mei 2026 | 01:11 WIB
Bint Jbeil menjadi lokasi penting bagi Hezbollah. (Foto/ist)
Bint Jbeil menjadi lokasi penting bagi Hezbollah. (Foto/ist)

BeritaNasional.com - Serangan udara Israel kembali mengguncang Lebanon selatan. Kali ini, bombardir menghantam kota pelabuhan Sidon dan menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk dua perempuan.

Serangan terjadi tanpa peringatan, meski wilayah Sidon tidak masuk dalam zona tempur yang sebelumnya ditetapkan militer Israel.

Seorang warga Sidon, Taghrida Ramadan, mengaku terbangun saat ledakan besar menghantam bangunan di depan rumahnya. Ia mengatakan puing-puing bangunan langsung berhamburan hingga masuk ke rumahnya.

“Kami melihat reruntuhan batu di sekitar rumah karena ledakan terjadi sangat dekat,” ujar Ramadan.

Meski rumahnya mengalami kerusakan, keluarga besarnya dilaporkan selamat tanpa luka serius.

Ketegangan di Lebanon selatan terus meningkat meski sebelumnya telah ada kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Israel masih rutin melancarkan serangan dengan alasan ancaman dari kelompok Hezbollah yang didukung Iran.

Di sisi lain, pasukan Israel juga dilaporkan bergerak menuju sejumlah desa di wilayah selatan Lebanon, termasuk Yohmor dan Zawtar al-Sharqiyah.

Wilayah tersebut dianggap strategis karena berada di dataran tinggi dekat kota Nabatieh. Posisi perbukitan itu dinilai penting untuk mengontrol area selatan Lebanon secara militer.

Pengamat menyebut penguasaan titik-titik tinggi di Lebanon selatan menjadi bagian penting dari strategi Israel, seperti yang pernah dilakukan selama pendudukan wilayah tersebut selama lebih dari dua dekade.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: