DPR Minta Kemenkeu Konsisten Dukung Anggaran Penanganan Bencana Sumatera
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menegur Kementerian Keuangan agar tidak berjalan dengan pola kebijakan sendiri dalam penanganan pascabencana banjir di Sumatera.
Hal itu dia ucapkan menyoroti pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal Rp60 triliun anggaran efisiensi untuk bencana.
Akan tetapi, kata Alex, tambahan anggaran Rp8,4 triliun bagi Kementerian Kehutanan belum disetujui hingga Mei 2026.
“Menteri Keuangan kepada media menyebut Rp60 triliun anggaran hasil efisien untuk penanganan bencana yang tak terserap,” ujar Alex dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (29/5/2026).
“Sementara, permintaan tambahan anggaran Kementrian Kehutanan, Rp8,4 triliun, tak kunjung diberikan hingga Mei 2026 ini,” tambahnya.
Ia mengingatkan tambahan anggaran tersebut sudah dibahas Komisi IV bersama Kementerian Kehutanan pada Februari 2026.
Menurut Alex, salah satu tujuan perluasan anggaran itu adalah reforestasi kawasan hutan yang rusak dan menjadi pemicu banjir.
“Reforestasi ini akan menyelesaikan persoalan hulu dari bencana banjir. Artinya, kegiatan ini sangat urgen,” tuturnya.
Alex menambahkan pemulihan hutan dalam kondisi rusak berat membutuhkan waktu panjang dan tidak dapat ditangani secara instan.
“Pemulihan hutan yang kini dalam kondisi rusak berat itu secara teknis bukan persoalan sederhana dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa tampak seperti hutan lagi,” katanya.
Ia lantas meminta kementerian dan lembaga terkait penanganan dampak bencana berkomunikasi dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) serta Kementerian Keuangan.
“Semua kegiatan yang dirancang, harus dipastikan mendapatkan dukungan anggaran. Artinya, pengerjaan kegiatan bisa tuntas dan tak meninggalkan sisa anggaran lagi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan soal masyarakat yang akan menyaksikan soal pergerakan semua elemen pemerintahan dalam mengatasi dampak bencana.
“Sehingga, tak terdengar lagi nada fals dalam orkestrasi penanganan bencana ini,” tandasnya.
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu






