Bezzecchi Akhiri Dominasi Ducati di Mugello, Aprilia Cetak Sejarah Finis 1-2

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 01 Juni 2026 | 04:00 WIB
Bezzecchi Akhiri Dominasi Ducati di Mugello, Aprilia Cetak Sejarah Finis 1-2. (Foto/Motogp.com)
Bezzecchi Akhiri Dominasi Ducati di Mugello, Aprilia Cetak Sejarah Finis 1-2. (Foto/Motogp.com)

BeritaNasional.com - Marco Bezzecchi sukses mengakhiri dominasi Ducati di Sirkuit Mugello setelah memenangi balapan utama Grand Prix Italia 2026, Minggu (31/5/206). Kemenangan pembalap Aprilia Racing itu sekaligus menjadi yang pertama bagi dirinya dan Aprilia di lintasan yang selama bertahun-tahun dikuasai pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.

Sebelum balapan musim ini, Ducati tercatat meraih tujuh kemenangan di Mugello pada edisi 2017, 2018, 2019, 2022, 2023, 2024, dan 2025. Namun, hegemoni tersebut runtuh setelah Bezzecchi tampil dominan untuk merebut kemenangan di hadapan publik tuan rumah.

Keberhasilan Aprilia semakin lengkap setelah Jorge Martin finis di posisi kedua. Hasil itu menandai pertama kalinya pabrikan asal Noale tersebut mencatatkan finis satu-dua di Mugello sekaligus mengukir sejarah baru bagi tim.

Sementara itu, Francesco Bagnaia menjadi penyelamat muka Ducati dengan merebut podium ketiga. Pembalap Ducati Lenovo Team itu mampu mempertahankan posisinya dari tekanan Ai Ogura yang finis di urutan keempat dengan selisih tipis 0,034 detik.

Memulai balapan dari pole position, Bezzecchi langsung memimpin selepas tikungan pertama. Namun, persaingan di barisan depan berlangsung ketat ketika Bagnaia mengambil alih posisi terdepan pada lap kedua. Di belakang mereka, Jorge Martin menguntit di posisi ketiga, sementara Marc Marquez terlibat duel sengit melawan Pedro Acosta dalam perebutan posisi keempat.

Bagnaia sempat menunjukkan performa kuat saat memimpin lomba. Akan tetapi, Bezzecchi terus menjaga jarak dan akhirnya merebut kembali posisi terdepan melalui manuver menyalip di Tikungan 1 pada lap ke-14.

Setelah kehilangan posisi pertama, Bagnaia kembali mendapat tekanan ketika Martin berhasil menyalipnya untuk merebut posisi kedua. Di sisi lain, pertarungan sengit juga terjadi di kelompok tengah antara Acosta, Ogura, Fabio Di Giannantonio, dan Marc Marquez.

Memasuki lap-lap akhir, Bezzecchi semakin sulit dikejar. Martin memilih mengamankan posisi kedua, sedangkan Bagnaia berhasil mempertahankan podium ketiga setelah membendung serangan Ogura hingga garis finis.

Fabio Di Giannantonio melengkapi lima besar, diikuti Pedro Acosta di posisi keenam. Acosta sempat kehilangan salah satu sayap motornya setelah bersenggolan dengan Ogura. Marc Marquez harus puas finis ketujuh.

Raul Fernandez, yang sebelumnya memenangi Sprint Race Mugello, bangkit dari kesalahan di lap pembuka untuk finis di posisi kedelapan. Fermin Aldeguer menempati urutan kesembilan, sementara rookie Diogo Moreira tampil impresif dengan finis di posisi ke-10.

Hasil di Mugello membuat Bezzecchi semakin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan keunggulan 17 poin atas rekan setimnya, Jorge Martin. Fabio Di Giannantonio dan Pedro Acosta tetap menempati posisi ketiga dan keempat.

Ai Ogura naik ke posisi kelima klasemen dan menggeser Raul Fernandez dengan selisih lima poin. Sementara itu, Francesco Bagnaia kini berada di peringkat ketujuh, tepat di depan Marc Marquez yang menempati posisi kedelapan dengan jarak 11 poin.

MotoGP 2026 selanjutnya akan memasuki putaran kedelapan yang digelar dalam Grand Prix Hungaria di Balaton Park pada 5-7 Juni mendatang.

Sumber: Motogp.comsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: